Minggu, 26 Jul 2026
PERISTIWA
Dandim 0321/Rohil Bersama Tim Sub Satgas Koramil 02/TP Berjibaku Padamkan Karhutla
Laporan: Jonathan Surbakti
Kamis, 12 Sep 2019 12:40
ROKAN HILIR- Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat berupaya memadamkan 3 titik api yang membakar lahan, di Desa Labuhan Papan, desa Mesah di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, dan Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih. Kamis (12/9/2019).
Karhutla ini merupakan tahun bencana karhutla terparah sepanjang sejarah Riau. Sekarang Riau dalam kondisi darurat terserang penyakit ISPA.
Kebakaran lahan gambut ini mengeluarkan asap pekat. Petugas cukup sulit memadamkan api, dengan menggunakan mesin pompa air.
Cuaca yang panas dan angin kencang, membuat api cepat melahap semak belukar kering tersebut.
Dengan sigap, beberapa prajurit menyekat kepala api, agar tidak makin meluas.
Dandim Letkol Inf Didi Efendi, S, IP dengan para Tim Subsatgas Koramil 02/Tanah Putih yang bergabung dalam Satgas Karhutla tim 2 mengatakan akan memastikan titik api aman dari permukiman warga.
"Semua akan kita gerakkan untuk melakkukan pemadaan . Jarak titik api dari rumah warga masih jauh. Tapi kita akan melakukan pemadaman secepatnya terlebih Riau sekarang makin gawat darurat atas musibah Karhutla ini jadinya banyak aktivitas Masyarakat terganggu kerena kabut asap yang semakin tebal, "kata Dandim Letkol Inf Didi Efendi.
Pemadaman, kata dia, dilakukan oleh prajurit TNI Koramil 02/Tanah Putih serta jajaran Kodim 0321/Rohil dan pasukan BKO dari Arhanudse 13 Pekan baru serta Denrudal 004 Dumai yang tergabung dalam tim 2 Subsatgas 10 Karhutla Rokan Hilir. Kemudian Pemadaman juga dibantu oleh petugas Polri , MPA dan masyarakat .
Menurut keterangan Dandim Letkol Inf Didik Efendi, titik api dipermukaan lahan sudah pernah berhasil dipadamkan kemarin. Hanya saja, bara api yang ada di dalam gambut masih mengeluarkan asap jadi resikonya masih terjadi kebakaran akibat titik asap tersebut karena terpaan angin.
Belum diketahui penyebab kebakaran lahan kosong tersebut. Petugas TNI mendapat laporan setelah munculnya titik api.
"Penyebab kebakaran akan diselidiki pihak kepolisian, termasuk pemilik lahan, "sebut Dandim Letkol Inf Didik Efendi.
Sementara itu, dengan tegas Dandim Letkol inf Didi Efendi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Terlebih lagi saat ini musim kemarau.
"Kami sudah mengupayakan segala cara agar masyarakat paham dan mengerti melalui Komsos tentang masalah karhutla ini, Kita meminta masyarakat jangan membakar lahan. Karena kalau api sudah membesar akan sulit dikendalikan, "imbau Dandim Letkol Inf Didi Efendi. (rls).
komentar Pembaca