Ist
Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah Iptu Nur Rahim SIK
BAGANBATU - Dana Desa Kepenghuluan Meranti Makmur sebesar Rp 71.210.000 yang baru saja diambil dari Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Bagan Batu hilang dibawa maling.
Berdasarkan data yang berhasil dirangkum spiritriau.com menyebutkan, bahwa hilangnya uang Dana Desa tersebut terjadi pada Selasa (10/9/2019) saat parkiran depan toko Mitra Setia yang terletak di jalan Sudirman Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.
Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar yang dikonfirmasikan melalui Kanit Reskrim, Iptu Nur Rahim Sik pada Selasa (10/9/2019) malam menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menerima laporan resmi dari Datuk Penghulu Meranti Makmur, Dini Desiany (32) warga Dusun Meranti Makmur I RT 002 RW 001 Kepenghuluan Meranti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil.
Dijelaskan Kanit, bahwa kejadian itu bermula pada hari Selasa (10/9/2019) sekira pukul 13.35 wib korban yang sekaligus Datuk Penghulu Meranti Makmur, Dini Desiany bersama dengan Astri Octavia (26) warga Dusun Meranti Makmur III RT 003 RW 001 Kepenghuluan Meranti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah pergi ke Bank Riau-Kepri Cabang Bagan Batu yang terletak di jalan Jenderal Sudirman Bagan Batu Kota dengan mengendari sepeda motor dinas Suzuki Axello dengan nopol BM 4224 P.
Setibanya di BRK, korban kemudian melakukan penarikan uang sebesar Rp 71.210.000 untuk keperluan pembangunan di Kepenghuluan Meranti Makmur.
Dan sekira pukul 14.22 wib korban dan temannya, Astri Octavia keluar dari Bank Riau-Kepri. Selanjutnya uang tersebut dimasukan ke dalam jok sepeda motor Dinas dan kemudian langsung pergi meninggalkan pelataran BRK tersebut.
Bahkan, tidak lama kemudian korban dan temannya itu pun sempat mampir di toko jam Horizon, namun hal itu tidak berlangsung lama dan keduanya melanjutkan perjalanannya kembali.
Namun, korban dan temannya ternyata kembali mampir di toko kue Mitra Setia. Setelah memarkir sepeda motor dinasnya, korban dan temannya langsung masuk ke dalam toko kue tersebut.
Dan beberapa saat kemudian, tepatnya saat berada di dalam toko, korban melihat ada dua orrang laki-laki yang juga datang ke toko kue tersebut.
Dimana satu dari pria yang diduga sebagai pelaku tersebut masuk kedalam toko, sedangkan satu pelaku lain berada di luar. Akan tetapi, tidak lama kemudian pria yang di dalam toko keluar dan kemudian pergi dengan menggunakan sepeda motor bersama temannya yang sejak awal berada di luar.
Setelah urusan di dalam toko kue selesai, korban dan temannya keluar dari toko dan menuju ke lokasi di mana sepeda motor tersebut diparkirkan.
Dan saat berada di luar toko, korban diberitahukan oleh seorang anak kecil dan memberitahukan bahwa jok sepeda motornya sudah dibuka oleh orang.
Mengetahui hal tersebut, kemudian korban pun langsung kaget dan mengecek jok sepeda motornya. Dan ternyata uang yang baru saja ditarik dari Bank dan disimpan di dalam jok tersebut telah hilang.
Dan atas kejadian tersebut, kemudian Datuk Penghulu Meranti Makmur ini pun langsung melaporkan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bagan Sinembah guna pengusutan lebih lanjut.
" Ya kita sudah terima laporan dari korban dan saat ini masih kita lakukan penyelidikan atas kasus pencurian uang Dana Desa tersebut," kata Iptu Nur Rahim.
Menyikapi kejadian itu Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol H Asmar juga memberikan himbauan kepada seluruh warga masyarakat agar dapat meminta bantuan pengawalan petugas kepolisian pada saat melakukan pengambilan uang dalam jumlah besar.
" Selain itu, jangan pernah mampir dimanapun jika setelah mengambil uang dan Bank, serta jangan pernah sendiri pada saat mengambil uang dari Bank. Minta bantuan pengawalan dari petugas kepolisian, kita selalu siap memberikan pengawalan," tegas Asmar. (ded)
Peristiwa