Peristiwa
Kapolres Jakpus ke Pendemo: Ada Aparat Pakaian Preman yang Merekam Kalian
merdeka.com
Senin, 30 Sep 2019 16:52
Unjuk rasa dekat gedung DPR sempat memanas. Massa mencoba memantik amarah pihak kepolisian dengan melemparkan batu kerikil dan menghina.
Pantauan di lapangan, Senin (30/9), aksi massa dibatasi barrier beton dan kawat berduri. Puluhan polisi berpakaian lengkap, tameng serta pentungan membuat barikade bersiaga mengamati aktivitas pengunjuk rasa di depannya.
Konsentrasi massa terpecah menjadi dua. Massa digarda terdepan dipenuhi pelajar dan beberapa pria yang mengenakan masker.
Sementara itu, massa di barisan belakang dipenuhi mahasiswa dan buruh. Mereka terus berorasi menyampaikan tuntutannya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan berdiri di tengah-tengah barikade kepolisian. Dia berkali-kali mengingatkan massa yang berada di paling depan.
Menurutnya, massa itu mencoba memprovokasi massa.
"Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa dan buruh yang telah memberikan batasan dengan massa yang berniat membuat rusuh. Kami yakin massa yang berada di depan ini bukan bagian dari kalian," kata Harry dari atas mobil komando.
Harry mewanti-wanti kepada massa yang berada di depan untuk tidak berbuat anarkis.
"Kepada teman-teman yang di depan, kalian jangan berbuat anarkis. Di dekat kalian sudah ada aparat berpakaian preman yang sudah merekam kalian dan siap menangkap kalian yang tidak mematuhi aturan," ucap Harry.
"Adik-adik yang berada di batas beton jangan anda merusak kawat berduri. Dan kami harap agar tidak melewati dari batas barrier," tambahnya.
Imbauan itupun berhasil meredam pengunjuk rasa yang berada di barisan depan. Hingga kini aksi unjuk rasa berjalan kondusif.
Peristiwa
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil
Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara