Sabtu, 25 Jul 2026

Peristiwa

Kepala Pasar Buah Pemalang Jadi Tersangka Pungli

detik.com
Senin, 30 Sep 2019 16:34
detik.com
Pemalang - Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) Pasar Buah Pemalang. Tersangka tersebut yakni Kepala Pasar Buah Pemalang, Suraji.

"Sudah kami tetapkan satu tersangka (Kepala Pasar Buah Pemalang, Suraji). Kasusnya masih kita dalami," kata Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi, Senin (30/09/2019).

Suhadi menjelaskan pihaknya masih menyelidiki nilai pungli dan peruntukkannya.

"Kalau pengakuan tersangka, dititipi (uang oleh) pedagang besarnya Rp 10-20juta," imbuhnya.

Pembangunan pasar buah Pemalang yang terpantau mandeg. Pembangunan pasar buah Pemalang yang terpantau mandeg. Foto: Robby Bernardi/detikcom


Diwawancarai terpisah, Suraji mengakui menerima uang dari para pedagang sebagai uang muka kios

"Saya tidak pernah melakukan hal itu, kios baru saya tidak pernah memintai uang. Mereka menitipkan sendiri, bukan saya memaksa," katanya.

Suraji juga mengatakan dirinya akan menerima jika langsung ditahan setelah penetapannya sebagai tersangka.

"Intinya saya tidak pernah menggunakan atau menggelapkan uang negara," jelasnya.

Dalam kesempatan ini Suraji mengaku bahwa sebagian uang dari yang diterimanya dari pedagang dititipkan ke Paguyuban Pasar Buah Kabupaten Pemalang.

"Ada yang saya titipkan ke paguyuban (pedagang) juga," kata Suraji.

"Banyak pedagang yang menitipkan ke saya Rp 10 juta ataupun Rp 20 juta, mereka juga tidak merasa dimintai uang karena ingin menempati kios," tuturnya.

Sedangkan Ketua Paguyuban Pasar Buah Kabupaten Pemalang, Nurfandi mengaku tak mengetahui soal uang tersebut.

"Paguyuban tidak pernah diajak ngomong-ngomong soal itu. Kan sulit. Setoran nggak jelas. Ya tidak ada (koordinasi)," katanya.

Nurfandi melanjutkan, Suraji meminta uang pungutan bersama dua orang petugas keamanan sejak April 2019.

"Yang minta dia pribadi sama dua orang securitynya. Sejak Bulan April sejak adiknya ikut pilkades," katanya.

Sementara itu, pembangunan Pasar Buah Pemalang yang digadang-gadang rampung pada bulan September 2019, kini terpantau mandeg
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:18

    Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa

    JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki