Peristiwa
Mahasiswa Cirebon Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
detik.com
Kamis, 12 Sep 2019 14:40
Mahasiswa menggeruduk Gedung DPRD Kota Cirebon di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jawa Barat. Mereka menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu bakal berdampak buruk bagi masyarakat.
"Harusnya rakyat dapat jaminan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar. Kami menolak kenaikan karena berdampak pada berkurangnya pendapatan masyarakat untuk biaya pangannya," kata Amin, Kamis (12/9/2019).
"Seharusnya rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini tidak dilaksanakan, agar sesuai dengan amanat konstitusi. Kemudian, paling utama adalah pelaksanaan dan pengelolaannya harus menyeluruh dan terpadu," katanya.
Foto: Sudirman Wamad |
Dalam aksi tersebut polisi sempat melarang mahasiswa untuk membakar ban. Mahasiswa pun mengurungkan aksi bakar ban.
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil
Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara
Foto: Sudirman Wamad