Rabu, 27 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nyawa Bripda Dirja Melayang di Tangan Senior, Satu Ditetapkan Tersangka

Peristiwa

Nyawa Bripda Dirja Melayang di Tangan Senior, Satu Ditetapkan Tersangka

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 23 Feb 2026 14:25
(FotoDetikNews)
Pinrang - Anggota Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Bripda Dirja Pratama (19) meninggal dunia diduga akibat dianiaya oleh seniornya. Sudah ada satu orang yang ditetapkan tersangka atas kejadian ini.

Dilansir detiknews, Bripda Dirja sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar namun dinyatakan meninggal pada Minggu (22/2). Korban meregang nyawa dengan kondisi mulut mengeluarkan darah.

Ayah korban yang juga anggota polisi di Polres Pinrang, Aipda Muhammad Jabir mengatakan ada kejanggalan terhadap kematian anaknya. Menurutnya, darah yang keluar di mulut anaknya diduga akibat penganiayaan.

"Itu yang kami pertanyakan (dugaan penganiayaan), karena ada darah keluar dari mulutnya," kata Aipda Muhammad Jabir kepada wartawan, pada Minggu (22/2/2026).

Untuk proses autopsi, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar.

"Kami institusi Polri menunggu keputusan dari rumah sakit, dalam hal ini penanganannya. Untuk tindak lanjutnya nanti ada hasil," kata Jabir.

Dirja Pratama diketahui masih merupakan Bintara remaja di Polda Sulsel. Ia tercatat baru saja lulus dan bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulsel dan tinggal di asrama Polda Sulsel.

"Namanya itu Dirja Pratama, dia baru lulus polisi. Ini almarhum tinggal di Polda, di bagian belakang, di asrama," tuturnya.

Jabir mengungkapkan, kondisi anaknya saat itu dalam keadaan sehat. Apalagi pada Minggu (22/2) subuh sebelum kejadian, istrinya sempat menelepon Dirja.

"Ini makanya saya ke mari. Karena tadi Subuh, (Dirja) komunikasi sama ibunya masih baik, tidak ada mengeluh sakit," tutupnya.

Sementara itu, Polda Sulawesi Selatan memastikan kematian Bripda Dirja diakibatkan penganiayaan. Seorang senior korban, Bripda P telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.

"Kita menetapkan tersangka atas nama P pangkat Bripda yang merupakan senior dari korban," ujar Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan di Mapolres Pinrang, Senin (23/2/2026).

Irjen Djuhandhani mengakui korban awalnya dilaporkan tewas karena menganiaya diri sendiri. Namun pihaknya melakukan penyelidikan mendalam dan membongkar laporan tersebut hanya rekayasa.

"Secara scientific, kami buktikan apa yang disampaikan oleh anggota yang menyampaikan membentur-benturkan kepala tidak benar," jelasnya.

Sementara itu, lima orang senior korban lainnya masih berstatus terperiksa. Djuhandhani memastikan pihaknya terus mengusut peran mereka.

"Saat ini secara intensif kami memeriksa 5 orang lagi, keterkaitannya seperti apa," jelasnya.

Jenazah Bripda Dirja sendiri telah dikebumikan di kampung halamannya, Desa Pincara, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, hari ini.
Sumber: (detikNews)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.