Sabtu, 01 Agu 2026

Tak Ada Agama Membolehkan LGBT

Laporan : Joko Prasetio
Jumat, 19 Feb 2016 11:08
ilustrasi
Jakarta-Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) untuk menyadari penuh bahaya posisi LGBT di Indonesia. Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, Indonesia  tidak mengenal tentang hal-hal yang bisa membuka ruang atau kondisi penyimpangan-penyimpangan seksual, seperti LGBT.

 "Kalau mereka betul-betul ingin menjadi warga negara Indonesia, harus diingat bahwa Indonesia ini adalah negara dengan aturan-aturan yang telah disepakati. Jadi laksanakan saja ketentuan-ketentuan yang ada di Indonesia," katanya di Asrama Haji, Bekasi, Kamis (18/2) malam.

 Hidayat menjelaskan jika apabila menilik sila pertama Pancasila, tertera tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. "Tidak ada agama yang membolehkan LGBT, " katanya.

Ditambahkan Hidayat, dalam UUD 1945, juga terdapat pasal 29 mengenai asas ketuhanan yang menegaskan sila pertama tersebut. Begitu pun dalam hak asasi manusia terdapat hak untuk mempunyai keluarga dan keturunan. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh LGBT.

 Meski demikian, Namun, Hidayat mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tidak kekerasan terhadap kelompok tersebut. Menurutnya, mereka penting untuk diajak berdialog dan dihadirkan terapi-terapi penyembuhan. LGBT bukan bersifat fitrah, tapi merupakan penyimpangan dalam satu tahap kehidupan.

 "Jangan diposisikan sebagai musuh, kemudian dilakukan kriminalisasi atau tindakan-tindakan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan," katanya.

 Lebih jauh kata Hidayat, dalam UU Kesehatan Jiwa, mereka termasuk kategori orang-orang yang mempunyai masalah kejiwaan. Karena itu, menurut Hidayat, penyembuhannya merupakan satu hal yang memungkinkan. "Permasalahan hukum mereka serahkanlah kepada pihak yang berwajib, " ujarnya

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 16:52

    Perbatasan Ceuta Jebol, Spanyol Kerahkan Pasukan Militer

    JAKARTA - Ribuan migran terpantau memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta. Massa yang terdiri dari pria muda, wanita, dan anak-anak ini berhasil melewati perbatasan laut maupun darat d

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:51

    Kemhan Matangkan Rencana Gelombang Kedua Diklat SPPI

    JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan pelaksanaan gelombang kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sekretaris Jenderal Kementerian

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:33

    Bupati Herman Ajak KKSS, IWSS dan IPSS Inhil Perkuat Sinergi Bangun Daerah Usai Pelantikan Pengurus Baru

    INDRAGIRI HILIR-Kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), dan Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kabupaten Indragir

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:31

    Ikhlas, Keluarga Minta Penyelidikan Kematian Pria di Pekanbaru Dihentikan

    PEKANBARU-Penyelidikan Kasus Willy, pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di jalan Achmad Yani, Pekanbaru akhirnya dihentikan pihak kepolisian. Penghentian ini merupakan permintaan dari

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:29

    Pemerintah Kuansing Sampaikan Jawaban Terkait Pandangan Umum Fraksi

    TELUKKUANTAN-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si menyampaian Jawaban Pemerintah atas Pandangan U

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki