Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Terduga Teroris Pak Jenggot Dikenal Sebagai Juru Parkir

Peristiwa

Terduga Teroris Pak Jenggot Dikenal Sebagai Juru Parkir

Sabtu, 18 Mei 2019 13:19
Detik.com
Foto: Polisi berjaga ketat di gang rumah terduga teroris Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot di Bogor, Jawa Barat.
CIBINONG - Terduga teroris Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot dikenal warga sebagai juru parkir di Jalan Raya Bogor, tepatnya depan pabrik PT Bintang Mas, Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor. Warga tak menyangka Pak Jenggot, atau yang lebih dikenal warga Pak Endang diduga terlibat jaringan teroris.

"Tahu (Pak Jenggot), memang orang sini asli. Itu di dalam gang itu, dekat rumahnya ya rumah keluarga besar dia. Sehari-hari (Pak Jenggot bekerja) tukang parkir di jalanan depan Pabrik Bintang Mas," kata Lastri, warga RT 02 RW 03, kepada detikcom di seberang gang rumah Pak Jenggot, Jalan Raya Bogor, Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5/2019).

Rumah terduga teroris Pak Jenggot berada persis di pinggir Jalan Raya Bogor arah, sementara rumah Lastri terletak di seberangnya. Karena area terebut saat ini sedang disterilkan polisi, Lastri dan para tetangga Pak Jenggot hanya bisa menonton polisi yang sedang melakukan pengamanan dari seberang gang.

"Dia yang nyebrangin orang-orang, nyebrangin kendaraan kalau bubaran pabrik. Kalau sore itu dia yang tukang parkirnya. Dia kalau markir di situ sore. Kalau bubaran pabrik, dia yang atur jalan," sambung Lastri.

Menurut Lastri, Pak Jenggot merupakan sosok yang pendiam. Ciri khas Pak Jenggot saat sedang menjadi juru parkir adalah mengenakan topi dan kacamatan hitam.

"Kami malah nggak nyangka saja. Kesehariannya begitu kok, orangnya nggak banyak omong, kalem saja gitu. Pakaiannya biasa saja, pakai topi sama kacamata hitam kalau lagi kerja. Cuma celananya cingkrang, jenggotnya emang panjang," tutur Lastri

Lastri mengaku baru mengetahui Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot ditangkap karena terlibat jaringan terorisme sejak kemarin malam.

"Sebenarnya sore kemarin juga sudah ramai, sudah banyak polisi. Warga lainnya kira ada polisi karena ada kecelakaan karena memang sempat ada motor jatuh di depan gang rumahnya," jelas Lastri.

Lastri mengaku takut setelah tahu tetangganya adalah terduga teroris. Dia bersyukur aparat kepolisian melakukan penangkapan tersebut karena menurutnya sekitar setahun lalu terdengar bunyi ledakan dari gang rumah Pak Jenggot.

"Harapannya gimana caranya ditangkap-tangkapin saja kalau teroris. Kita kan ngeri, kita warga nggak tahu apa-apa, jangan sampai jadi korban. Karena pernah setahun ke belakang kemarin, saya lupa kapan itu. Ada meledak," cerita Lastri.

"Setahun ke belakang ada bunyi meledak, kita pikir petasan. Bunyinya dari dalam gang situ (sambil menunjuk gang rumah Pak Jenggot), di dekat rumah dia. Kita pikir kan anak-anak main petasan kali, karena di belakang rumahnya ada lapangan," imbuh dia.

Ledakan kala itu, diakui Lastri sempat membuat beberapa warga keluar rumah. Namun ledakan tak menimbulkan dampak sehingga kejadiannya berlalu begitu saja.

"Dari dalam gang bunyinya, agak gede. Kita kaget, lalu keluar. Kata orang gang itu dari deket rumah Pak Jenggot. Tapi kita semua kira 'oh lagi main petasan kali'. Kan banyak anak-anak juga," tutup dia.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 16:52

    Perbatasan Ceuta Jebol, Spanyol Kerahkan Pasukan Militer

    JAKARTA - Ribuan migran terpantau memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta. Massa yang terdiri dari pria muda, wanita, dan anak-anak ini berhasil melewati perbatasan laut maupun darat d

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:51

    Kemhan Matangkan Rencana Gelombang Kedua Diklat SPPI

    JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan pelaksanaan gelombang kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sekretaris Jenderal Kementerian

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:33

    Bupati Herman Ajak KKSS, IWSS dan IPSS Inhil Perkuat Sinergi Bangun Daerah Usai Pelantikan Pengurus Baru

    INDRAGIRI HILIR-Kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), dan Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kabupaten Indragir

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:31

    Ikhlas, Keluarga Minta Penyelidikan Kematian Pria di Pekanbaru Dihentikan

    PEKANBARU-Penyelidikan Kasus Willy, pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di jalan Achmad Yani, Pekanbaru akhirnya dihentikan pihak kepolisian. Penghentian ini merupakan permintaan dari

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:29

    Pemerintah Kuansing Sampaikan Jawaban Terkait Pandangan Umum Fraksi

    TELUKKUANTAN-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si menyampaian Jawaban Pemerintah atas Pandangan U

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki