Peristiwa
Viral Anak Korban Bully di Bekasi Meninggal, Ini Faktanya
merdeka.com
Selasa, 10 Sep 2019 13:13
Sebuah video korban dugaan kasus bullying viral di media sosial. Dalam video yang beredar di instagram dan facebook dilaporkan seorang bocah berinisial FA (6) meninggal dunia usai mendapatkan aksi bullying dari temannya di kawasan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, AKP Supriyanto mengatakan, hasil penyelidikan korban meninggal dunia akibat bakteri tetanus. Diagnosa ini berdasarkan rekam medis rumah sakit Polri Kramajati, Jakarta Timur, tempat FA sempat dirawat.
"Kejadiannya bulan Agustus, sebelum tanggal 17. Intinya sudah lama," kata Supriyanto ketika dikonfirmasi pada Selasa (10/9).
Ia menampik FA mendapatkan kekerasan fisik sebelum meninggal dunia dan dimakamkan keluarganya di Majalengka, Jawa Barat. Menurut dia, polisi telah mengecek ke lokasi, dan memeriksa sejumlah warga di sana.
"Seminggu sebelumnya itu dia sama teman-temannya bermain. Katanya jatuh habis lari-larian kemudian dibawa ke rumah sakit," ujar Supriyanto.
Menurut dia, FA dirawat di RS Polri Kramajati, Jakarta Timur selama empat hari. Namun, nyawanya tak tertolong akibat bakteri tetanus yang menyerang organ tubuhnya. Sejauh ini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab korban terserang bakteri mengandung racun.
"Kalau menurut tetangganya jatuh begitu saja. Mungkin ketika jatuh sudah tetanus kali. Makanya kita mau telusuri dulu," ucap Supriyanto.
Sementara itu, keluarga FA sudah tak lagi tinggal di Pondok Melati, Kota Bekasi semenjak anaknya meninggal. Sebelumnya keluarga ini mengontrak rumah petak selama dua bulan.
Dalam video yang beredar, sebelum meninggal FA meringih kesakitan dengan tangan diinfus. Dalam rekaman itu, FA menyebut nama anak lain yang menyebabkan dia mengalami sakit.
sumber: merdeka.com
Peristiwa
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil
Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara