Minggu, 26 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Viral Obrolan Korban Sebelum Kecelakaan Maut di Nganjuk

Peristiwa

Viral Obrolan Korban Sebelum Kecelakaan Maut di Nganjuk

detik.com
Selasa, 10 Sep 2019 11:58
detik.com
Surabaya - Kecelakaan maut di Nganjuk yang menewaskan tiga orang masih menjadi perbincangan. Pasalnya, beredar video yang menggambarkan para korban dalam mobil sebelum kecelakaan terjadi.

Sekitar 16 jam yang lalu, akun Instagram @gojek24jam mengunggah video dengan judul 'Ucapannya Seperti Menjadi Kenyataan'. Posting-an yang disukai 8.643 warganet itu terdiri atas tiga video pendek.

Video yang pertama diduga diambil sebelum empat sekawan asal Ponorogo mengalami kecelakaan maut di Nganjuk, Senin (9/9) pukul 10.00 WIB. Jadi sebelum kecelakaan, mereka sempat membuat dan mengunggah video.

Dalam video itu, seorang penumpang perempuan tampak tengah memakai pelembap wajah dan becermin pada spion dalam. Ia meratakan alas bedak di wajahnya. Sedangkan seorang pemuda yang memegang kemudi berkata, 'Bar iki nggaweo cerita nji engko lek aku nabrak-nabrak'.

"Di Video SLIDE pertama kejadian sebelum insiden kecelakaan para korban (4 orang) sempat membuat video dan mem-posting di medsosnya. Di dalam video terdengar salah seorang pemuda berbicara 'habis ini kita bikinlah video seolah kita nabrak'. Hanya berselang beberapa saat setelah posting video itu insiden Kecelakaan pun terjadi menurut info 3 orang meninggal (2 cowok 1 wanita) Hanya satu orang yang selamat. Kecelakaan terjadi hari ini Senin 9 September 2019 lokasi di Nganjuk," berikut tulisan dalam unggahan video yang dilihat detikcom, Selasa (10/9/2019).

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Madiun, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor. Tabrakan MPV bernopol AE-567-SC dengan bus Mira bernopol S-7190-US itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Jadi kecelakaan yang melibatkan mobil Innova dan bus PO Mira sekitar pukul 10.00 WIB. Kedua kendaraan bertabrakan dari arah berlawanan," ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta saat dihubungi  ,senin(9/9).
i
Hegy menuturkan kecelakaan berawal saat kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan Panji Whisnu Kusuma melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Madiun ke Surabaya.

Tepat di lokasi kecelakaan, lanjut Hegy, pengemudi diduga kurang konsentrasi, sehingga mobil yang membawa empat penumpang itu oleng ke kanan.

"Mobil Innova melaju dari barat ke timur atau dari arah Madiun ke arah Surabaya. Diduga pengemudi Innova kurang konsentrasi, sehingga oleng terlalu ke kanan," imbuhnya.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 3 orang tewas dan 2 orang terluka ringan. Tiga korban tewas adalah pengemudi MPV Panji Whisnu Kusuma dan dua penumpang Rizki Viko Abdilah (22) serta Amalia Hestin Nugraheni (17). Semuanya asal Ponorogo.

Sedangkan dua korban yang mengalami luka ringan adalah penumpang MPV, yakni Tohir Rohjana dan sopir bus Mira asal Magelang, Tri Sumaryanto.

sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:18

    Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa

    JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki