Politik
Gibran-Kaesang Masuk Bursa Cawalkot, PDIP: Mereka Tak Minat Politik
Sabtu, 27 Jul 2019 10:19
"Kalau menurut hitungan saya, Gibran dan Kaesang tidak berminat untuk masuk ke dalam politik dan bahkan ketika diwarisi mebel aja mereka menolak karena ingin eksis dengan dirinya sendiri, tidak terkait dengan bapaknya," ucap Eva kepada wartawan, Jumat (26/7/2019) malam.
Menurut Eva kedua putra Jokowi itu saat ini masih sibuk mengurus usahanya masing-masing. Menurutnya, Kaesang dan Gibran belum terpikirkan untuk berbicara politik dan rakyat.
"Nah kalau sekarang kemudian yang biasanya semangat mengurus pisang dan tidak pernah sekalipun ngomong rakyat, tentang politik, lalu digiring-giring oleh kita untuk masuk ke politik ya menurut ku jangan lah, kasihan keluarga ini," lanjutnya.
"PDIP tampaknya mengikuti arahan dari Pak Jokowi bahwa keluarga ini tidak akan menjadi ketularan dengan keluarga-keluarga yang lain untuk masuk politik, dan biarkan berbisnis," pungkasnya.
"Ini kan baru lontaran-lontaran spontan. Belum tentu yang namanya disebut tertarik. Mereka kami lihat masih sibuk mengasah kewirausahaan dan spirit kemandirian. Selain itu, terlalu muda masuk ke dunia politik, tanpa persiapan dan pengalaman sosial-interaksional, bisa mudah tergelincir," ujar Hendrawan saat dihubungi, Sabtu (27/7/2019).
"Jadi jangan dipaksa-paksa, apalagi yang punya niatan buruk, seakan Jokowi mulai berupaya membangun dinasti atau menonjolkan nepotisme. Biarlah hasrat tersebut tumbuh secara alami, lahir dari pergumulan melihat lingkungan dan pekerjaan yang dialaminya," lanjutnya.
Diketahui, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta merilis hasil survei calon Wali Kota Solo periode 2020-2025. Ada dua nama anak Presiden Jokowi dalam survei itu, yakni Gibran dan Kaesang. Mereka mampu bersaing dengan beberapa tokoh di Solo seperti Wakil Wakil Wali Kota Achmad Purnomo dan Ketua DPRD Teguh Prakosa.
Terbukti Terima Suap Rp5,8 Triliun Mantan Pejabat China Dihukum Mati
JAKARTA - Sebuah pengadilan di China bagian timur menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat kota. Ia terbukti menerima suap lebih dari 2,2 miliar yuan atau senilai Rp5,8 triliun selama 30 tahun.Y
Menteri HAM Natalius Pigai Segera Ajukan Banding Lawan Putusan PTUN Jakarta
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai bersiap mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Langkah hukum lanjutan ini diambil setelah majelis hakim
Kapal Milik Qatar Diserang, Hubungan Diplomatik AS dan Iran Kian Memanas
Ketegangan diplomatik dan militer di wilayah perairan Timur Tengah melonjak tajam usai militer Amerika Serikat (AS) menyerang wilayah Iran, Selasa (7/7/2026). Serangan berskala besar ini dilancarkan s
Dihadiri Mantan Pemain Timnas, Audisi Umum PB Djarum 2026 Dimulai
PEKANBARU-Audisi Umum PB Djarum 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru. Kegiatan pencarian bibit atlet bulu tangkis berbakat itu berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Angkasa, Jalan Angkasa Kecamatan Pa
Plh Sekda Kuansing Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi
TELUKKUANTAN - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi Polda Riau Tahap II di Kota Dumai sekaligus meresmikan tujuh jembatan lainnya di Kabupaten Kuantan S