Politik
PDIP Jadi Partai Idola Dalam Pendaftaran Cabup Dan Cawabup Rohul 2020
Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 20 Sep 2019 17:02
ROKAN HULU - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pertama jadi idola para bakal calon Bupati Rokan Hulu yang sudah menyampaikan maju pada pesta Demokrasi secara serentak pada tahun 2020 termasuk Kabupaten Rokan Hulu untuk Bupati-Wakil Bupati periode tahun 2021-2026.
Luar biasa sejak Partai ketua Umum Megawati Sukarno Putri itu membuka pendaftaran di Rokan Hulu untuk bakal calon dengan tidak ada mahar, ada enam orang tokoh atau putra terbaik Kabupaten yang berjulukan negeri seribu suluk itu ikut mengambil formulir.
Diantaranya ada posisi petahana atau masih menjabat Bupati sisa masa bakti tahun 2016-2021 H. Sukiman, mantan Wakil Bupati Rohul Ir.H.Hafit Syukri MM, ada satu Penjabat Kota Batam Kepri Dr. H. Gustian Riau, SE., M.Si, mantan Anggota DPRD H.Erizal ST, Pengusaha Muda H.Hamulian dan Afrizal Anwar yang akrab disapa Bang Pican.
"Dikabarkan lagi mantan Ketua DPRD Rohul dan Anggota DPRD Provinsi Riau saat ini yakni Kelmi Amri SH ada rencana ke Kantor PDIP. Dan besok Tim penjaring tinggal menunggu pemulangan formulir bakal calon yang sudah mengambil," kata Anggota Tim penjaringan juga Anggota DPRD Rohul PDIP masa bakti tahun 2019-2020 kepada wartawan Jumat, (20/9/2019).
Untuk diketahui bidang yang telah ditentukan Tim penjaringan kepala daerah/wakil kepala daerah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu, Ketua Budi Susanto, Sekeretaris Rahmat Tua Daulay, Anggota Hj. Sumiartini, Amin Pungkut, Asnawi dan Yulia Rahayu.
Pendaftaran sudah dibuka selama 11 hari, akan dimulai dari hari ini, Selasa 10 September 2019 sampai dengan 21 september 2019.
Sebelumnya dikatakan Ketua DPC PDIP Rokan Hulu Hardi Chandra, PDIP membuka penjaringan calon Bupati wakil Bupati Rohul secara terbuka dan disesuaikan dari penilaian dari Tim penjaringan yang sudah dibentuk sejak tanggal 10 September sampai tanggal 22 September kedepan pengembalian formulir.
Lanjutnya, PDIP sudah membuka pendaftaran bagi yang berminat untuk mencalonkan dirinya maju menjadi bupati dan wakil bupati Rokan Hulu, silahkan mendaftar. "PDIP Rokan Hulu menerima pendaftaran dan memverifikasi tanpa dipungut biaya," kata Hardi Candra.
Tegas Candra, PDI-P tidak memilih dari kaum mana saja, baik itu eksternal, PNS, kader partai dan juga non kader juga bisa, petahana atau Incamben. Tentunya akan menjalani beberapa tahapan nantinya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh Partai PDIP.
"PDIP juga akan melihat kedepan. siapakah bakal calon yang sudah mendaftar dengan serius, sehingga bisa berjuang bersama PDI-P kedepan dalam tahapan-tahapan Pilkada yang disesuaikan peraturan yang ada," pungkasnya. Nah, siapakah yang menjadi calon yang diusung PDIP. di Pilkada Rohul mendatang ?(Fah)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon