Rabu, 08 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PDIP Persilakan Sandiaga Gabung Partainya, Seperti Ahok

Politik

PDIP Persilakan Sandiaga Gabung Partainya, Seperti Ahok

Sabtu, 27 Jul 2019 09:12
Detik.com
Eva Kusuma Sundari
JAKARTA - Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari menyebut PDIP terbuka terhadap siapapun yang ingin menjadi kader partai, tak terkecuali Sandiaga Uno. Namun untuk menjadi kader PDIP, Sandiaga atau siapapun juga harus setuju dengan kebijakan partai banteng moncong putih.

"PDIP parpol terbuka, silakan gabung asal setuju AD/ART PDIP," ujar Eva saat diminta konfirmasi pada Jumat (26/7/2019) malam.

Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP ini mengatakan setiap orang memiliki keistimewaan. Namun dia menilai Sandiaga di atas rata-rata karena pernah menjadi calon wakil presiden.

"Tiap orang istimewa, tapi Sandiaga Uno di atas rata-rata karena nyawapres," lanjut Eva.

Lebih lanjut, dia mengatakan PDIP akan senang jika Sandiaga bergabung. Eva juga sempat menyinggung hubungan PDIP dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (BTP alias Ahok).

"Kita senang jika beliau (Sandiaga) bergabung, seperti Pak Ahok yang cocok dengan platform PDIP," lanjutnya.

Pasca-Pilpres 2019 Sandiaga berada di luar partai politik dan memiliki kesibukan sebagai pendamping di bidang kewirausahaan. Hingga saat ini Sandiaga mengaku belum menerima ajakan dari partai politik yang memintanya untuk bergabung. Namun apabila ada undangan dari parpol ia akan terjun kembali ke dunia politik.

"Saya nggak pernah meninggalkan dunia kewirausahaan. Sekarang peran saya adalah sebagai mentor, memberikan pendampingan, pelatihan, memberikan motivasi. Saya sendiri sudah nggak berbisnis lagi. Belum ada ajakan berpolitik. Tapi saya nggak menutup pintu," ujar Sandiaga di Masjid At-Taqwa, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

"Kalau pada suatu saat teman-teman, rekan-rekan di partai mengundang saya kembali, tentunya dengan senang hati," imbuh Sandi.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 13:30

    Terbukti Terima Suap Rp5,8 Triliun Mantan Pejabat China Dihukum Mati

    JAKARTA - Sebuah pengadilan di China bagian timur menjatuhkan hukuman mati kepada mantan pejabat kota. Ia terbukti menerima suap lebih dari 2,2 miliar yuan atau senilai Rp5,8 triliun selama 30 tahun.Y

  • Rabu, 08 Jul 2026 13:28

    Menteri HAM Natalius Pigai Segera Ajukan Banding Lawan Putusan PTUN Jakarta

    JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai bersiap mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Langkah hukum lanjutan ini diambil setelah majelis hakim

  • Rabu, 08 Jul 2026 13:26

    Kapal Milik Qatar Diserang, Hubungan Diplomatik AS dan Iran Kian Memanas

    Ketegangan diplomatik dan militer di wilayah perairan Timur Tengah melonjak tajam usai militer Amerika Serikat (AS) menyerang wilayah Iran, Selasa (7/7/2026). Serangan berskala besar ini dilancarkan s

  • Rabu, 08 Jul 2026 13:25

    Dihadiri Mantan Pemain Timnas, Audisi Umum PB Djarum 2026 Dimulai

    PEKANBARU-Audisi Umum PB Djarum 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru. Kegiatan pencarian bibit atlet bulu tangkis berbakat itu berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Angkasa, Jalan Angkasa Kecamatan Pa

  • Rabu, 08 Jul 2026 13:23

    Plh Sekda Kuansing Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi

    TELUKKUANTAN - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi Polda Riau Tahap II di Kota Dumai sekaligus meresmikan tujuh jembatan lainnya di Kabupaten Kuantan S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor