Pembentukan AKD DPRD Rohul, Tiga Partai Tak Dapat Posisi Pimpinan
Laporan : Fahrin Waruwu
Rabu, 23 Okt 2019 13:56
ROKAN HULU - Drama Politik mewarnai Paripurna Penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Rohul, Selasa (22/10/2019) Malam 3 Fraksi Besar yakni Gerindra, Golkar dan PAN diluar dugaan tidak mendapatkan Posisi Pimpinan, Wakil Pimpinan dan Juga Sekretaris di Alat Kelengkapan tersebut.
Dari Awal, pembentukan AKD DPRD Rohul memang berlangsung Alot dan diwarnai Loby-Loby antar Fraksi. 8 Fraksi yang ada di DPRD Rohul terbelah, karena perbedaan pandangan terkait Komposisi Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD.
Penolakan Paling Keras disampaikan 4 Fraksi yaitu Membangun Nurani Bangsa (MNB), Nasdem, Demokrat dan PKS. Ke 4 Fraksi tersebut menolak Komposisi awal Pimpinan AKD yang diajukan dalam Rapat Pimpinan Fraksi, karena dinilai didominasi 4 Fraksi yang sudah masuk dalam Unsur Pimpinan DPRD. Keempat Fraksi ini kemudian mendorong Pembentukan AKD dilakukan dengan jalur Voting.
Karena tidak didapat kata mufakat dalam proses Loby-loby, Pimpinan DPRD akhirnya meggelar Paripurna Penyusunan Alat Kelengkapan DPRD. Sidang paripurna Penyusunan AKD dibuka sekitar Pukul 20.00 WIB, dipimpin langsung Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST bersama 2 Wakil Pimpinan lain masing-masing Hardi Candra dan M. Syahril Topan ST bersama Sekwan Drs. Budhia Kasino.
Diawal Pembukaan Sidang Paripurna, semula tidak terasa adanya tanda-tanda keanehan. Dari 45 anggota DPRD Rohul, 44 anggota DPRD kompak hadir pada Sidang paripurna tersebut. Satu Anggota DPRD tidak hadir Budiman dari Fraksi Partai Gerindra.
Setelah dibuka paripurna, masing-masing Fraksi kemudian menyerahkan usulan nama-nama Anggota Fraksi untuk masuk dalam keanggotaan Komisi 1,2,3 dan 4. Pimpinan sidang yang selanjutnya beralih Kepada Wakil Pimpinan DPRD, Hardi Candra, kemudian menskor jalannya sidang paripurna untuk memberi kesempatan kepada Komisi, melakukan musyawarah menentukan Pimpinan, Wakil Pimpinan Dan Sekretaris komisi.
Polemikpun muncul saat Pemilihan unsur Pimpinan Komisi. Diluar dugaan, Partai-Partai pendorong Voting berbalik mendominasi unsur Pimpinan Komisi dan hanya menempatkan Gerindra, Golkar dan PAN Sebagai Anggota Komisi. Hal ini kemudian menyulut kekecewaan anggota DPRD Rohul dari Gerindra, PAN dan Golkar yang memutuskan meninggalkan Gedung DPRD disaat Skore Sidang Paripurna belum dicabut.
Sekitar Pukul 22.30 WIB, Wakil Ketua DPRD Rohul Hardi Candra kemudian mencabut Skor Rapat dan melanjutkan Sidang Paripurna Penyusunan AKD meski hanya tersisa 24 orang anggota DPRD dari Fraksi PDI-P, Fraksi Membangun Nurani Bangsa, Fraksi Demokrat, Fraksi Nasdem dan Fraksi PKS.
Setelah meminta persetujuan dari Anggota DPRD Rohul yang hadir Dalam Sidang Paripurna tersebut, Pimpinan Sidang Hardi Candra kemudian Mengesahkan Alat Kelengkapan DPRD Rohul yang sudah di bacakan Sekretaris DPRD Budia Kasino dengan Komposisi:
Komisi I: ketua Rusli dari fraksi PKS, Mukhlizar dari Fraksi Demokrat dan Yetni Jon Hendri dari PDI-P.
Komisi II: Ketua Arif Reza Syah dari Fraksi Membangun Nurani Bangsa, Wakil Ketua Hasby Fraksi Nasdem dan Budi Suroso dari PDI-P.
Komisi III: Ketua Ali Imran dari Fraksi Nasdem, Wakil Ketua Mahmud SE dari Fraksi PKS dan Sekretaris Zulfahmi dari Fraksi PDI-P.
Komisi IV : Ketua Hj Sumiartini dari Fraksi PDI-P, Wakil Ketua M.Aidi dari Fraksi Demokrat dan Arisman dari Fraksi Membangun Nurani Bangsa.
Bapemperda: Ketua Emon casmon Dari fraksi membangun Nurani Bangsa, wakil Ketua Niko Pelamunia dari fraksi Demokrat dan Sekretaris Depredi kurniawan dari F-PKS.
Badan Kehormatan: Ketua syahbana lubis dari fraksi PKS, wakil Ketua Budi Darman dari Fraksi Nasdem.
Rapat akhirnya ditutup oleh Wakil ketua DPRD Rohul Hardi candra sekitar Pukul 23.35 WIB.
Sebelumnya Rapat Paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Komisi DPRD Rokan Hulu molor dari waktu yang sudah ditentukan Selasa (22/10/2019) dari jam 9.00 wib pagi sejak rapat fraksi masing-masing di Kantor DPRD dijalan Panglima Desa Koto Tinggi Kecamatan Rumbah menjadi jam 19.30 wib malam dimulai. (Fah).
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon