2 Ekor Beruang Madu Berkeliaran Di Dumai, Perangkap Besi Disiapkan
admin
Rabu, 22 Jan 2020 19:44
DUMAI - Masyarakat RT 15 Kelurahan Bukit Timah, KM 3 Kecamatan Dumai selatan, Lurah Bukit Timah sempat dihebohkan dengan munculnya dua ekor diduga beruang madu yang berkeliaran tidak jauh dari pemukiman warga pada Senin (20/1/2019) kemarin.
Lurah Bukit Timah Ali Muhajirin mengatakan, usai mendapatkan laporan dari masyarakat. Pihaknya bersama Babinkhatibmas, Babinsa serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Dumai, telah memasang perangkap dengan kerangka besi dan diberi umpan buah cempedak mulai dari Selasa (21/1/2020) Sore.
"Hingga saat ini Kami sedang berupaya melakukan pencarian serta memasang perangkap besi berisi buah cempedak di sekitar lokasi beruang tersebut terlihat, mudah-mudahan beruang tersebut tertarik dengan umpan yang kami pasang di dalam perangkap, sehingga beruang itu bisa segera kita tangkap," ucapnya.
Diterangkanya, hingga saat ini belum beruang madu belum tertangkap, meskipun begitu dirinya berharap pada masyarakat jangan panik dan harus menjauh dari lokasi lokasi yang menjadi lintasan hewan ini, bila melihat segera mengabari petugas dilapangan atau ke pihak RT terdekat.
Sementara, Mahfud Kepal Bidang Teknis Balai Besar KSDA Riau, mengaku telah mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada satwa liar Beruang madu yang muncul di pemukiman tepatnya di Jalan Abdul Rab Khan, RT.15 KM. 3 Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan.
"Mendapat laporan tersebut, Tim segera menindaklanjuti informasi tersebut dan langsung melakukan pengecekan lokasi, serta berkoordinasi dengan Lurah Bukit Timah dan Ketua RT.15," katanya.
Diterangkanya, Tim telah menelusuri pemukiman dan masuk ke semak belukar, dimana di lokasi tersebut juga terdapat tanaman sawit dan kelapa. Saat itu selintas Tim melihat 1 ekor Beruang madu yang dengan cepat bersembunyi dibalik pepohonan.
"Pengusiranpun segera dilakukan dengan menggunakan mercon namun beruang tersebut masih bertahan di lokasi," imbuhnya.
Tanpa menyerah, sebutnya, Tim dibantu warga RT. 15, Lurah Bukit Timah, Manggala Agni Daops Dumai serta masyarakat yang lain segera memasang kerangkeng di sekitar Beruang dan memberinya umpan seperti minyak jelantah, buah cempedak, rambutan, serta sarden di dalam dan sekitar Kerangkeng.
"Meskipun saat ini belum berhasil mendapatkan beruang tersebut, kita menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati dan waspada serta jangan melakukan penjeratan atau penembakan terhadap satwa tersebut dikarena satwa Beruang merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang Undang No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAE," pungkasnya. (Vie)
Sosial
Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau
Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini
Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP
Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P
Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci
PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp
Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau
Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan