Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Fasilitas Belum Standar, Pemkot Pekanbaru Beri Tambahan Waktu untuk Pasar Induk

Berita

Fasilitas Belum Standar, Pemkot Pekanbaru Beri Tambahan Waktu untuk Pasar Induk

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 10 Feb 2026 08:35
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Proyek pembangunan Pasar Induk di Jalan Soekarno Hatta tak kunjung tuntas meski telah melewati target waktu yang direncanakan. Pemerintah Kota Pekanbaru kembali memberikan kelonggaran waktu kepada pihak pengelola untuk membenahi sarana penunjang yang dinilai masih di bawah standar kelayakan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, Senin (9/2/2026) mengatakan, temuan di lapangan menunjukkan proyek tersebut masih dalam tahap persiapan yang jauh dari kata matang. Masalah utamanya terletak pada ketidaksiapan infrastruktur pendukung serta dokumen administratif yang belum dipenuhi secara utuh.

"Jadi saat ini, Pasar Induk itu masih dalam tahap persiapan. Beberapa sarana penunjang yang kami lihat di lapangan belum sesuai dengan harapan," ujar Iwan Simatupang terkait kondisi terkini di lokasi proyek.

Hingga kini, pihak pengelola yakni PT Agung Rafa Bonai (ARB) belum memberikan kejelasan mengenai jadwal pasti penyelesaian seluruh fasilitas pasar. Walaupun belum ada komitmen tenggat waktu yang tegas dari pihak perusahaan, pemerintah daerah memilih untuk tetap memberikan ruang agar pengembang segera melengkapi kewajibannya.

'Kami belum menerima komitmen waktu penyelesaian. Namun, Pemkot masih memberi kesempatan kepada PT ARB karena ada sejumlah hal teknis dan administrasi yang memang belum mereka siapkan," paparnya.

Kendala teknis yang disorot mencakup ketersediaan fasilitas prasarana operasional pasar yang belum mumpuni untuk melayani aktivitas pedagang nantinya. Di sisi lain, pemenuhan dokumen pengelolaan secara administratif juga masih menggantung. Iwan mendesak agar perusahaan segera menutup celah kekurangan tersebut agar fungsi pasar sebagai pusat distribusi bisa segera berjalan.

Keberadaan Pasar Induk sangat dinantikan sebagai pusat kendali distribusi komoditas pangan guna menjaga stabilitas harga di pasar-pasar tradisional seluruh Pekanbaru. Jika terus molor, upaya pemerintah dalam menekan rantai distribusi dan menjaga laju inflasi daerah dikhawatirkan akan terus terhambat. (Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.