Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Kajati Riau Kembali Isi Tausyiah di Masjid Al-Mizan Kejati

Kajati Riau Kembali Isi Tausyiah di Masjid Al-Mizan Kejati

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 31 Okt 2022 16:03
PEKANBARU-Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr Supardi kembali mengisi Tausiyah kepada para jemaah mesjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau usai sholat Zuhur berjemaah. Senin 31/10/2022.

Kasipenkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto SH MH melalui siaran persnya mengatakan bahwa dalam Tausiyahnya Kajati Riau membawa tema Amalan yang Pertama Kali Dihisab Pada Hari Kiamat adalah Shalat. 

Tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Supardi tersebut, diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau.

Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi menyampaikan, ketika Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah, ia mengeluarkan pengumuman ke seluruh pimpinan wilayah bahwa “Sesungguhnya yang paling aku pentingkan di antara semuanya adalah shalat. Barangsiapa yang menjaga shalatnya dengan perhatian, ia akan menjaga agama dan bagian-bagiannya dengan penuh perhatian. Barangsiapa menyia-nyiakan shalat maka ia akan lebih menyia-nyiakan bagian-bagian agama yang lainnya.”

Dr. Supardi juga menyampaikan dari Sayyidina Abdullah bin Qurth Radhiyallahu ‘anhu mengatakan Rasulullah SAW bersabda, “Pertama kali yang akan dihisab pada diri seorang hamba pada Hari Kiamat adalah shalat.” Kemudian dalam hadis ini menyebutkan apabila baik dan sempurna shalatnya (diterima), maka baik juga (diterima) seluruh amalnya. Apabila buruk shalatnya (tidak diterima), maka buruk juga (tidak diterima) seluruh amalnya.

Dan selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan bahwa kita harus selalu memperhatikan penampilan kita ketika shalat serta menyempurnakan gerakan shalat sebab Allah SWT tidak mempedulikan shalat seseorang yang tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Sebagaimana yang dijelaskan dalam suatu hadist  yang menyebutkan, “Ada seseorang yang shalat selama 60 tahun, namun tidak ada satu pun shalatnya yang diterima Allah SWT. Karena kadangkala dalam shalat dia, rukuknya sempurna, tetapi sujudnya tidak sempurna atau sujudnya sempurna, tetapi rukuknya tidak sempurna.”

Dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat mengamalkan shalat dengan adab dan gerakan shalat yang sempurna sebab shalat merupakan amalan pertama yang dihisab ketika di hari kiamat. 
***

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.