Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Pengabdian Masyarakat, Dosen Politeknik Negri Bengkalis Jurusan Mesin Serahkan Alat Pemotong Kerupuk Kepada Pengusaha UMKM

Pengabdian Masyarakat, Dosen Politeknik Negri Bengkalis Jurusan Mesin Serahkan Alat Pemotong Kerupuk Kepada Pengusaha UMKM

Laporan Muhammad Rafii
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 02 Okt 2022 08:50
Dosen Politeknik Jurusan Teknik mesin menyerahkan Bantuan alat pemotong kerupuk kepada ibu Yusmidar Pengusaha kerupuk belacan
BENGKALIS-Dalam rangka membantu masyarakat terutama dibidang usaha industri kecil menengah (IKM) serta usaha mikro kecil menengah (UMKM), Dosen serta mahasiswa Politeknik Negri Bengkalis melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

Kegiatan dilakukan dengan menciptakan alat produksi tepat guna berupa mesin pemotong kerupuk belacan yang diberikan kepada pengusaha IKM Unit usaha kerupuk belacan Multi Sari yang dikelola Ibuk Yusmidar warga Jl. Utama GG Setia Budi RT 13 RW 3 Desa pangkalanbatang Kecamatan Bengkalis.

Dosen Politeknik jurusan teknik mesin Bambang Dwi H kepada media ini mengatakan bahwa pembuatan alat produksi tepat guna melibatkan dua orang dosen dari jurusan berbeda yaitu Bambang Dwi H dari jurusan teknik mesin dan Zainal Abidin dari jurusan elektro, serta dua mahasiswa yaitu Andi Cavillo dan Muhamad Azmi dari jurusan teknik mesin," Ujar Bambang, Minggu,(2/10/2022).

Bambang mengatakan bahwa tujuan bantuan alat produksi tepat guna diberikan kepada unit usaha kerupuk belacan yang dikelola oleh ibu Yusmidar merupakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, disamping dalam rangka meningkatkan produktifitas mitra usaha UMKM kerupuk belacan multi sari yang dikelola Ibu Yusmidar.

"Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan produktifitas produksi mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah terutama pada unit usaha kerupuk belacan Multi Sari yang dikelola oleh buk yusmidar didesa pangkalan batang Jln utama GG setiaa Budi ry 13 RW 3," Katanya.

Ia menambahkan, untuk pembuatan alat dibutuhkan waktu tiga sampai 4 bulan dimulai dari survey, desain hingga pengoperasian.


"Pembuatan alat produksi tepat guna dimulai dari bulan Juli sampai Oktober," katanya.

Ia juga menjelaskan alasan pembuatan alat produksi tepat guna diberikan kepada mitra usaha kerupuk belacan Multi sari, berdasarkan pengamatan, usaha kerupuk belacan Multi sari dilakukan secara sederhana dengan menggunakan pisau atau parang, dengan diciptakan alat tersebut dapat meningkatkan efisiensi produksi.

"Selama ini mitra memotong adonan kerupuk secara manual dengan pisau atau parang,  sehingga untuk memotong adonan sebanyak 25 Kg itu memakan waktu sekita 2 sampai 3 jam, dengan adanya alat ini pemotongan adonan menjadi 30 sampai 40 menit dimana proses pemotongan sekali pemotongan langsung bisa motong  tiga adonan," ujarnya.

Bambang berharap, dengan adanya alat yang diberikan dapat meningkatkan produktifitas usaha.

"Dengan menggunakan ini mitra dapat meningkatkan produksi dapat memenuhi pasar tidak hanya di Bengkalis tapi diluar Bengkalis," tutupnya.

Sementara itu, mitra usaha kerupuk belacan Yusmidar menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan alat tepat guna hasil karya dosen serta mahasiswa politeknik jurusan teknik mesin dan elektro.

"Terimakasih kami ucapkan atas bantuan alat tepat guna hasil dari karya Bapak Dosen, semoga dengan alat ini usaha produksi kerupuk belacan kami semakin meningkat," ungkap Yusmidar.
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.