Pensiun Dini, Begini Kata Edy Nasution
Laporan : Afriyanto S
Selasa, 13 Feb 2018 13:11
PEKANBARU- Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Edy Nasution S.I.P menyerahkan tugas, wewenang, dan tanggungjawab jabatan Danrem 031/Wira Bima kepada Kolonel Czi. I Nyoman Parwata SE, MSi, M.Tr ( Han ).
Penyerahan tugas dan jabatan sebagai pelaksana tugas tersebut, berdasarkan surat perintah nomor sprint/229/I/2018 yang ditandatangani oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri. Karena pejabat Danrem 031/WB yang lama yaitu Brigjen TNI Edy Nasution SIP telah menerima surat Petikan Keputusan Panglima TNI nomor Kep/84/I/2018 tentang pemberhentian dengan hormat dari Dinas Keprajuritan TNI.
"Karena beliau mengajukan pensiun dini dan sudah disetujui. Langkah yang diambil oleh Brigjen TNI Edy Nasution, SIP untuk mengajukan pensiun dini sangatlah tepat. Karena beliau saat ini ikut serta mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil Gubernur Riau dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Riau yang akan berlangsung pada tahun 2018 ini. Untuk acara penyerahan tugas, wewenang, dan tanggung jawab jabatan Danrem 031/Wira Bima dapat dilaksanakan secara Intern dan tidak dilaksanakan seperti acara Sertijab, "ujar Kasrem.
Setelah menerima penyerahan tugas, wewenang dan tanggunjawab jabatan Danrem 031/WB. Brigjen ( Purn ) TNI Edy Afrizal Natar Nasution, SIP mengatakan, bahwa seorang Prajurit TNI tidak boleh terlibat dalam politik.
"Apabila prajurit tersebut berniat maju dalam Pilkada dan Politik, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari TNI dan itu telah diatur dalam UU tentang Netralitas TNI. Seperti yang saya lakukan saat ini, walaupun secara kedinasan di TNI saya akan pensiun di tahun 2019. Namun karena saya maju dalam pilkada sebagai bakal calon Wakil Gubernur maka saya secara Gentleman harus mundur dari TNI dengan mengajukan pensiun dini, " ungkapnya.
Lanjut, Brigjen (Purn) TNI edy Nasution mengatakan, Langkah ini sudah mendapatkan restu atau disetujui oleh Panglima TNI dengan menerbitkan surat pemberhentian dengan hormat dari Dinas Keprajuritan TNI yang saya terima pada tanggal hari ini (11/2 ) melalui stafnya.
"Jadi, setelah tanggal 12 Februari 2018 saya resmi menyandang gelar Purnawirawan TNI dan tidak boleh menggunakan fasilitas milik Korem 031/WB, "ungkapnya.
Terakhir, beliau menyampaikan pesan terhadap seluruh prajurit dan PNS Korem 031/Wb yang telah mendukung selama menjabat sebagai Danrem di Korem 031/Wb.
"Saya atas nama pribadi dan Keluarga mengucapkan terimakasih kepada TNI AD yang telah mendidik, menempa dan mengajarkan saya. Terkhusus kepada Prajurit dan PNS Korem 031/WB yang telah banyak membantu dan mendukung saya selama menjabat sebagai Komandan Korem 031/WB. Tanpa bantuan dan keloyalan yang mereka berikan belum tentu saya dapat menjalankan tugas sebagai Danrem 031/WB selama ini, "ucapnya. (Aft/Rls)
Sosial
23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan
Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala
PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia
BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis
Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r
DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari