Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Ustad Al Masyuri Isi Tausiyah Usai Sholat Dzuhur di Masjid Al Mizan Kejati Riau

Ustad Al Masyuri Isi Tausiyah Usai Sholat Dzuhur di Masjid Al Mizan Kejati Riau

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 22 Des 2022 14:08
PEKANBARU - Usai sholat Zuhur Berjemaah di Mesjid Al Mizan Komplek Kejaksaan Tinggi Riau Kamis 22/12/2022, Ustad Al Masyuri mengisi Tausiyah dengan tema "Padang mahsyar dan hari hisab yang disampaikan.

Kasipenkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto SH MH melalui siaran persnya mengatakan bahwa Tausiyah ini sendiri diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau. 

Ustad Al Masyuri membahas suatu hadits dalam kitab Bahjatun Nufus Secara ringkas Bahwa hisap akan dibagi beberapa macam Yang pertama, Allah SWT akan menghisap secara tersembunyi di balik tirai rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. dosa-dosa manusia akan dihitung lalu Ditanya apakah kalian ada berbuat ini itu ? maka manusia terebut menjawab dengan jujur dan mengakui dosa tersebut kepada Allah SWT namun Allah SWT menjawab, kami telah mneutupi kesalahan-kesalahanmu dan mengampuninya selama di dunia. Kemudian yang kedua adalah ada orang yang mempunyai dosa besar dan kecil, namun Allah SWT mengatakan kepada mereka bahwa dosa-dosa kecil mereka telah digantikan dengan kebaikan.

Selanjutnya Ustad Al Masyuri juga menyampaikan bahwa dalam kitab tentang macam-macam penghisaban, baginda nabi Muhammad bersabda “aku mengetahui orang yang paling akhir dikeluarkan dari neraka dan yang paling akhir dimasukkan kedalam surga. Ia adalah seseorang yang akan dipanggil lalu dikatakan kepada para malaikat ‘jangan hitung dulu dosa besarnya, perlihatkan dahulu dosa kecilnya dan minta pertanggung jawabannya’” jadi orang orang yang mempunyai dosa kecil namun kemudian menutupi dosa kecilnya dengan sebuah dosa lagi maka ia termasuk orang yang paling akhir keluar neraka dan paling akhir masuk surga. 

Dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat mengajak kepada kebaikan dan mencegah pada kemungkaran, ini semua dilakukan semata-mata untuk memuliakan agama Allah SWT diatas bumi-Nya, serta untuk kebaikan manusia itu sendiri. ***
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.