Minggu, 10 Mei 2026
Ustadz Almasuri S.Pd Isi Tausyiah Ba'da Dzuhur di Mesjid Al Mizan Kejati Riau
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 19 Okt 2022 17:09
PEKANBARU-Pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022 sekira pukul 12.30 WIB s/d selesai bertempat di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau, telah dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau yang disampaikan oleh Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I dengan tema : Khusyu’ dan Khudu’ dalam Shalat.
Kasipenkum Kejati Riau Bambang Heripurwanto SH MH melalui siaran persnya mengatakan Tausiyah yang disampaikan oleh Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I tersebut, diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau.
Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I menyampaikan telah banyak orang yang melaksanakan shalat, dan diantaranya banyak juga yang mementingkan shalat dengan berjamaah. Tetapi masih ada yang tidak khusyu’ dan khudu’ dalam shalat. Namun bagi mereka yang tidak mengerjakan shalat jelas akan menerima azab yang lebih berat.
Dan selanjutnya Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I menyampaikan, bagi orang-orang yang melaksanakan shalatnya dengan buruk, maka shalatnya tidak diterima. Namun kedurhakaannya ini tidak sampai pada kedurhakaan meninggalkan shalat. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang sudah mengorbankan waktunya, meninggalkan pekerjaannya, dan mengalami berbagai kesulitan untuk mengerjakan shalat, maka hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk dapat memperbaiki mutu shalatnya.
Kemudian Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I menyampaikan, terdapat orang yang lalai dalam melaksanakan shalat. Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-maun ayat 4-6 Allah SWT berfirman, “Mereka kecelakaan besar bagi orang-orang yang shalat, yang mereka lalai dari shalatnya dan mereka menunjuk-nunjukkan shalatnya kepada orang”. Beberapa ulama menafsirkan maksud ‘lalai’ tersebut bermacam-macam. Ada yang menyebut bahwa lalai dalam waktu mengerjakan shalat, ada yang menganggap lalai adalah tidak konsentrasi saat mendirikan shalat sehingga perhatiannya kesana kemari, ada pula ulama yang mengatakan lalai dalam jumlah rakaatnya.
Imam Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau Ustadz Almasuri, S.Pd.I juga menyampaikan, di dalam Al-Quran surat Al-Mukminun ayat 1 dan 2 Allah SWT berfirman “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya”. Kemudian pada ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan “Dan orang-orang yang menjaga shalatnya, mereka itulah orang-orang yang mewarisi. Yaitu mereka akan mewarisi Surga Firdaus, dan mereka kekal didalamnya”.
Maka sepatutnya kita harus selalu khusyu’ dan khudu’ dalam melaksanakan shalat yaitu dengan diam dan tenang ketika shalat disertai dengan mengagungkan Allah SWT, merendahkan hati, merasa selalu diawasi Allah SWT dan merasa bahwa anggota-anggota tubuh berada dalam keadaan tentram. Dengan demikian tercapailah shalat secara khusyu’ dan khudu’ dan kita akan merasa Allah begitu dekat dengan kita.
Dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat mengingat Allah SWT kapanpun dan dimanapun serta meningkatan kualitas ibadah terutama dalam melaksanakan shalat secara khyusu’ dan khudu’. Kegiatan Tausiyah Ba’da Dzuhur di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau mengikuti secara ketat protokol kesehatan (prokes). ***
komentar Pembaca