Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • Celebrity
  • Duduk Perkara Vanessa Angel Di-booking Rian dengan Kode Menteri

selebriti

Duduk Perkara Vanessa Angel Di-booking Rian dengan Kode Menteri

Jumat, 05 Apr 2019 15:49
Detik.com
Vanessa Angel.
JAKARTA - Kasus pelanggaran UU ITE terkait dugaan prostitusi Vanessa Angel memasuki babak baru setelah tiga perempuan yang diduga muncikari disidang. Rian Subroto, pria pemesan jasa, disebut dalam dakwaan dengan kode menteri.

Soal istilah 'menteri' ini muncul di dakwaan terdakwa muncikari Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy. Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko menjelaskan perkara ini berawal dari pertemuan Rian Subroto dengan Dhani (DPO/buron) di Cafe Delight Lumajang pada awal Desember 2018.

Dhani menawari Rian Subroto bisa mencarikan artis wanita atau selebgram untuk diajak berkencan dalam arti berhubungan badan atau seks. Rian pun tertarik pada tawaran tersebut dan meminta Dhani mencarikan artis yang bisa di-booking. Dhani pun bergerak menghubungi pihak-pihak terkait, salah satunya Tentri Novanto, yang merupakan terdakwa muncikari lainnya di kasus Vanessa Angel ini.

Dalam dakwaan Tentri Novanta, jaksa memaparkan komunikasi Dhani ke Tentri untuk menanyakan artis yang bisa di-booking.

Dari komunikasi itu, Tentri lalu menghubungi Nindy untuk menanyakan apakah artis Vanessa Angel bisa diajak untuk menemani kliennya yang disebut seorang menteri.

"Saksi Tentri Novanta melalui telepon dengan menggunakan akun Whatsapp ke HP milik terdakwa (Nindy, red) menanyakan apakah artis yang bernama Vanessa Angel bisa diajak untuk menemani kliennya yang katanya seorang menteri untuk diajak dinner atau mimican (mimik mimik cantik)," kata JPU Winarko di ruang Garuda, Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/4) kemarin.

Istilah menteri ini muncul disebut jaksa dimunculkan oleh Tentri. Diurut ke belakang, istilah itu muncul dalam upaya Tentri mencarikan jasa seks untuk Rian atas permintaan Dhani.

Pengacara Tentri, Yafed Kurniawan, mengaku tak tahu menahu soal istilah 'menteri' yang keluar di dakwaan Nindy. Yafed mengatakan Tentri tak pernah menggunakan istilah menteri, melainkan menyebut pihak pencari jasa seks dengan istilah 'Bos dari Surabaya'.

"Kata menteri nggak ada. Di BAP sama sekali nggak ada. Itu istilahnya cuma 'Bos dari Surabaya'," kata Yafed saat dihubungi, Jumat (5/4/2019).

Pengacara Nindy, Gaus Hadiman, mengatakan kliennya juga tak tahu menahu soal istilah itu. Bahkan, kata Gaus, kliennya tak tahu menahu soal kasus tersebut.

"Menteri yang dimaksudkan nggak tahu siapa," ujar Gaus.

Sementara pihak jaksa belum bisa dihubungi untuk menjelaskan soal istilah menteri yang keluar di dakwaan Nindy.


Sumber: detik.com
Celebrity
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Mei 2026 11:26

    Sosok Ibu di Rohul yang Aniaya Anaknya Hingga Meninggal di Mata Tetangga

    Sang pelaku yakni Djasmina Raihan Elisa. Sedangkan putrinya yang menjadi korban yakni Amira Azzahra, 11 tahun. Pelaku sendiri dikenal dengan panggilan Ummi.Korban ditemukan meninggal dunia oleh para t

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:21

    Tak Pulang 2 Pekan, Siswi di Kampar Ternyata Dilarikan Duda Anak Dua dari Sekolah ke Pekanbaru.

    KAMPAR-Seorang siswi berusia 17 tahun berinisial R, warga Kecamatan Tapung, jadi korban pencabulan. R diketahui tidak pulang ke rumah selama beberapa hari setelah berangkat sekolah.Orangtua dan k

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:19

    Terlibat Edar Perusak Saraf, Dua Oknum Polisi di Bengkalis Divonis 3,5 hingga 5 Tahun Penjara

    BENGKALIS-Sidang pembacaan putusan perkara penyalahgunaan narkotika yang menyeret dua oknum anggota Polri di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (19/5/26) kemarin. Majelis Hakim menjatuhkan hukum

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Rabu, 20 Mei 2026 10:06

    Pengaruh Dolar, 80 Persen Obat di RSUD Bengkalis Alami Kenaikan Harga

    BENGKALIS-"Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada sektor kesehatan, terutama harga obat-obatan yang sebagian besar bahan bakunya masih bergantung dari luar n

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.