selebriti
Perjuangan Ahmad Dhani Dukung Prabowo
Sabtu, 06 Apr 2019 10:17
JAKARTA – Ahmad Dhani musisi kawakan Tanah Air perlahan mulai meninggalkan nama besarnya di dunia musik dengan berfokus menjadi politisi. Ia diketahui memulai karier politik sejak tahun 2012 hingga saat ini.
Ahmad Dhani juga konsisten terhadap pilihan presidennya, diketahui jika pada 2014 lalu, secara lantang ia memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto. Alasannya karena suami Mulan Jameela ini mengenal pria 67 tahun itu secara personal.
"Karena saya dekat dan kenal secara pribadi dengan Prabowo, kalau yang lain kan paling kenal di panggung baru ini saja," ujar Dhani.
Ia menambahkan jika sebagai seorang perwira tinggi militer, rasa nasionalisme Prabowo dinilai melebihi pesaingnya, Joko Widodo. Maka selain mengenal Prabowo secara personal, inilah yang menjadi dasar dukungan Ahmad Dhani memilih pasangan urutan nomor 2 tersebut.
"Dari tahun 1965 saya pro dengan militer. Itu sudah menunjukkan pada siapa saya akan memilih. Apalagi masalah nasionalisme, Jokowi kalah sama tentara," tegas Dhani beberapa waktu lalu.
Dukungan penuh Ahmad Dhani kepada Prabowo dibuktikannya dalam pemilu tahun ini. Di mana ayah 5 anak itu adalah kader partai Gerindra. Dhani pun masuk dalam jajaran calon legislatif DPR RI untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I (Surabaya dan Sidoarjo). Keseriusannya menjadi caleg dibuktikan dengan pernyataan Dhani yang sempat berniat ingin hijrah dari musisi menjadi politisi.
"Saya ingin meninggalkan entertainment, saya mau serius ke politik," kata Dhani.
Selain menjadi caleg untuk memberikan dukungan kepada Prabowo, bukti kecintaan Dhani kepada mantan suami Titiek Soeharto ini adalah dengan niat untuk menjual rumah mewahnya di Pondok Indah. Tujuannya untuk biaya kampanye sang calon presiden.
"Ya kami (Dhani dan Mulan) siap jual rumah, bukan untuk nyaleg, tapi untuk biaya kampanye pak Prabowo," terang Dhani.
Namun kini perjuangan Ahmad Dhani harus terhenti sejenak. Saat Majelis Hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 1,5 tahun kepada dirinya sejak 28 Januari 2019. Hal itu berkait dengan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan kepada Ahok di Twitter.
"Siapa saja dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya – ADP," tulis Dhani kala itu.
Belum lagi kasusnya di Surabaya, saat Dhani ingin berkampanye namun merasa di hadang di depan hotel. Hingga pria 46 tahun itu membuat video dengan mengatakan orang-orang yang mencegahnya adalah idiot.
Hingga saat ini Ahmad Dhani masih berada di rutan Medaeng, Surabaya untuk mengikuti jalannya penyidikan terhadap kasusnya.
Sumber: okezone.com
Sosok Ibu di Rohul yang Aniaya Anaknya Hingga Meninggal di Mata Tetangga
Sang pelaku yakni Djasmina Raihan Elisa. Sedangkan putrinya yang menjadi korban yakni Amira Azzahra, 11 tahun. Pelaku sendiri dikenal dengan panggilan Ummi.Korban ditemukan meninggal dunia oleh para t
Tak Pulang 2 Pekan, Siswi di Kampar Ternyata Dilarikan Duda Anak Dua dari Sekolah ke Pekanbaru.
KAMPAR-Seorang siswi berusia 17 tahun berinisial R, warga Kecamatan Tapung, jadi korban pencabulan. R diketahui tidak pulang ke rumah selama beberapa hari setelah berangkat sekolah.Orangtua dan k
Terlibat Edar Perusak Saraf, Dua Oknum Polisi di Bengkalis Divonis 3,5 hingga 5 Tahun Penjara
BENGKALIS-Sidang pembacaan putusan perkara penyalahgunaan narkotika yang menyeret dua oknum anggota Polri di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (19/5/26) kemarin. Majelis Hakim menjatuhkan hukum
Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita
INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s
Pengaruh Dolar, 80 Persen Obat di RSUD Bengkalis Alami Kenaikan Harga
BENGKALIS-"Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada sektor kesehatan, terutama harga obat-obatan yang sebagian besar bahan bakunya masih bergantung dari luar n