Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • BBPOM Pekanbaru Musnahkan Produk Ilegal Senilai Rp2,2 Miliar

BBPOM Pekanbaru Musnahkan Produk Ilegal Senilai Rp2,2 Miliar

Kamis, 20 Agu 2015 14:40
Proses pemusnahan barang ilegal oleh BBPOM Pekanbaru.
PEKANBARU-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru, Riau, memusnahkan sebanyak 4.460 produk ilegal senilai Rp2,2 miliar. Produk ilegal ini adalah hasil tangkapan BBPOM sejak 2013 hingga pertengahan 2015 ini.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Indra Ginting, Kamis (20/8/2015) mengatakan, hasil tangkapan itu didominasi oleh produk pangan yang terdiri dari 243 item atau senilai Rp841 juta. Selanjutnya untuk produk ilegal berupa kosmetik yang ditemukan di pasaran dengan jumlah item mencapai 425 atau senilai Rp680 juta.

Sementara untuk produk obat-obatan, BBPOM mengamankan setidaknya 3.628 item senilai Rp367 juta dan produk obat tradisional sebanyak 164 item senilai Rp374 juta. "Terdapat lebih dari Rp5 miliar produk ilegal yang diamankan, namun sisanya kita jadikan barang bukti untuk proses pengadilan," ujarnya.

Lebih lanjut, Ginting mengatakan bahwa penemuan produk ilegal oleh BPOM Pekanbaru setiap tahunnya terus meningkat. Hal ini membuktikan bahwa Pekanbaru merupakan daerah dengan tingkat kerawanan yang tinggi dalam penyelundupan produk ilegal.  "Ada 16 orang tersangka pelaku pengedar produk ilegal yang kita amankan dan sebagian dari mereka telah ditangani oleh Kejaksaan," bebernya.

Pemusnahan produk ilegal ini dilakukan di gedung BBPOM Pekanbaru dan dihadiri oleh kepala BPOM RI Roy Asparingga, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ada enam truk digunakan untuk mengangkut produk ilegal untuk selanjutnya dimusnahkan dengan cara di lindas dengan alat berat, dan dibakar. (grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki