Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dua Kreator Konten Dipolisikan gegara Bikin Video Injak Makam

Berita

Dua Kreator Konten Dipolisikan gegara Bikin Video Injak Makam

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 13 Feb 2026 16:09
(FotoDetikNews)
Cianjur - Kreator konten Mak Daster dan Inung Sia dilaporkan ke polisi akibat konten dengan adegan menginjak makam. Keduanya dilaporkan ke Polres Cianjur.

Dalam konten yang membuat heboh dan menimbulkan banyak kecaman itu, terlihat Mak Daster atau Diah Tardiah berjalan dan menginjak makam. Bahkan kreator konten asal Bandung itu terlihat juga menendang papan kayu yang diduga merupakan nisan makam tersebut.

Pada konten video berdurasi 33 detik itu juga terlihat kreator konten asal Cianjur Selatan, yakni Inung Sia atau Endah Yudianti, mengingatkan Mak Daster bahwa gundukan tanah yang diinjak dan ditendangnya merupakan makam. Konten itu pun menimbulkan berbagai reaksi dari warganet, terlebih dengan sikap dan perbuatan kedua kreator konten tersebut yang menginjak makam

"Betul kami mendapatkan pengaduan terkait konten menginjak makam oleh dua content creator, yakni Mak Daster dan Inung Sia," ujar Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra, Jumat (13/2/2026).

Menurut dia, pihak kepolisian juga langsung melakukan pengecekan ke lokasi pengambilan gambar konten tersebut. Polisi pun mendatangi lokasi makam di video untuk mendalami fakta di lapangan.

"Betul kami mendapatkan pengaduan terkait konten menginjak makam oleh dua content creator, yakni Mak Daster dan Inung Sia," ujar Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra dilansir detikJabar, Jumat (13/2/2026).

"Kami sudah datangi lokasi di Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong. Memastikan apakah makan itu asli atau palsu," tambahnya.

Dia mengatakan, saat digali, polisi tidak menemukan adanya jasad dalam gundukan tanah yang diserupakan makam tersebut. Polisi menduga gundukan tanah itu merupakan properti yang sengaja digunakan untuk konten.

"Tidak ada tubuh manusia, jadi kemungkinan itu makam palsu. Properti untuk konten," kata dia.

Namun, lanjut dia, polisi akan tetap melakukan pendalaman untuk memastikan apakah tindakannya melanggar hukum atau tidak.

"Kami akan periksa dulu saksi-saksi, termasuk content creator-nya. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan, memastikan apakah ada unsur pidananya atau tidak," kata dia.

Sementara itu, Asep Muladi, kuasa hukum kreator konten Mak Daster dan Inung Sia, menjelaskan makam dalam video tersebut bukan makan asli, melainkan sebatas properti konten.

"Yang jelas itu bukan makam asli, memang properti untuk konten. Tidak benar jika ada yang mengaku jika keluarga dari pemilik makam. Karena konten itu dibuat di halaman rumah Inung Sia di Cibinong, Cianjur Selatan. Makam itu pun sebatas properti," kata dia. (Dn)
Sumber: (detikNews)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.