Terkait Pengerusakan Tanaman Padi Warga
Kapolres Rohul : Laporan Sudah Diterima dan Sedang Ditangani Penyidik
Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 20 Agu 2015 11:45
Laporan tersebut disampaikan lantaran warga tidak terima tanaman padi mereka yang kurang lebih satu bulan tanam seluas 200 Ha diduga dirusak karyawan dan satpam PT. Sumatera Silvi Lestari (SSL).
Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, S.Ik, M.Hum yang di konfirmasi melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda P.Simatupang, membenarkan adanya warga Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai yang bernama Samsul Azhar Lubis datang ke Polres Rohul untuk melaporkan pengerusakan tanaman padi dan penyerangan yang diduga dilakukan karyawan dan Satpam PT.SSL, dengan nomor Laporan Polisi Nomor : LP/109/VII/2015/Riau/Res Rohul/
Dijelaskannya, kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat
14 Agustus 2015 sekitar pkl 09.00 wib dengan tempat kejadian perkara di
Tanah pola mitra masyarakat Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai
Kabupaten Rokan Hulu, yang mana korbannya adalah
masyarakat desa Sei Kumango kecamatan Tambusai.
"Kita juga sudah memeriksa saksi-saksi, yakni H. Sakti Siregar dan Panguhutan Siregar,"kata P.Simatupang
Paur Humas Polres Rohul menjelaskan, Kronologis kejadian pada hari Minggu tanggal (14/8/ 2015) sekitar jam 09.00 wib, security dan karyawan PT.SSL yang berjumlah kurang lebih 150 orang datang ke lahan pola mitra masyarakat Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai langsung merusak dan mencabut tanaman padi seluas 50 ha yang telah ditanami masyarakat desa Sei Kumango.
Kemudian pada hari Rabu tanggal (19/8/2015) jam 11.30 wib karyawan PT.SSL melakukan penyerangan kepada masyarakat Desa Sei Kumanggo dengan menggunkan alat berat.
" Akibat kejadian tersebut masyarakat Desa Sei Kumango mengalami kerugian Kurang lebih Rp 30 Juta, " jelasnya.
"Kini laporan warga Desa Sei Kumango sedang ditangani oleh Penyidik Reskrim Polres Rohul," pungkasnya. (Fah).
Hukrim
Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal
PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener
Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar
RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti
Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A
Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur
PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak