Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Polisi Buru Pelaku Bom Molotov Rumah Kepala Dinas Bina Marga

Polisi Buru Pelaku Bom Molotov Rumah Kepala Dinas Bina Marga

Laporan : Bambang Irawan
Jumat, 19 Feb 2016 20:00
net
Ilustrasi
PEKANBARU- Setelah melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap beberapa orang saksi atas kasus bom molotov di rumah Kepala Dinas Bina Marga Syafril Tamun di jalan Pinang Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, aparat Kepolisian Polresta Pekanbaru langsung memburu pelaku yang diduga berjumlah tiga orang tersebut.

"Anggota Polsek Bukit Raya dan Opsnal Polresta Pekanbaru telah mengumpulkan semua bukti, dan saat ini anggota tengah berada dilapangan guna melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Dugaan sesuai keterangan saksi pelaku ada tiga orang dengan ciri-ciri yang telah kita kantongi," terang Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK.

Dikatakan lebih jauh oleh AKBP Sugeng Putut Wicaksono, bahwa Kejadian pelemparan Bom yang dilakukan oleh OTK di rumah Syafril terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat itu seorang security bernama Mukhsan (24) mendengar suara pecahan botol di Gerasi mobil , karena curiga akhirnya Mukhsan segera keluar dan ternyata di gerasi ada pecahan botol yang mengeluarkan api.

"Setelah padam saksi keluar pekarangan rumah dan melihat ada dua orang dengan jalan kaki, kemudian datang lagi orang menggunakan motor Honda Beat Putih Biru berbicara dengan orang tersebut serta pergi," terang Putut.

Kini beberapa alat bukti berupa pecahan botol telah diamankan dan dijadikan barang bukti oleh aparat Kepolisian, sedangkan dugaan pelemparan yang dilakukan oleh OTK tersebut berhubungan dengan pengerjaan proyek.

" Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelemparan tersebut, dan anggota saat ini masih berada dilapangan untuk pengejaran terhadap pelaku," tutup Wakapolresta(**)

Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • Rabu, 03 Jun 2026 14:46

    KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG

    Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berkait

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.