Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Usai Diperkosa, Cewek ABG Ini Sembunyi di Kebun Sawit Lalu Pulang Jalan Kaki Sejauh 60 Km

Usai Diperkosa, Cewek ABG Ini Sembunyi di Kebun Sawit Lalu Pulang Jalan Kaki Sejauh 60 Km

Senin, 04 Jan 2016 10:23
Ilustrasi
PEKANBARU - Anggrek (nama samaran,red), pelajar SMK di Kabupaten Inhu-Riau ini harus berjalan kaki sejauh 60 Km untuk pulang ke rumahnya, di Base Camp Ukui. Gadis belia berumur 16 tahun tersebut melarikan diri dari upaya pemerkosaan dua anak ABG, yang tak lain rekan dari teman lelakinya.

Korban tak pernah menyangka jika niatnya untuk menghabiskan malam tahun baru, Jumat (1/1/2016) kemarin justru berujung pahit. Usai dijemput dari rumahnya di Base Camp Ukui, Anggrek lalu digiring oleh teman lelakinya berinisial FA (16), kesebuah rumah di kawasan Desa Pontian Mekar Kecamatan LBJ Inhu-Riau.

Melihat situasi aman, FA lalu mengajak Anggrek berhubungan badan, namun korban menolak mentah-mentah. Walhasil, FA yang belakangan diketahui berstatus pelajar ini akhirnya gelap mata dan memaksa korban untuk mau meladeni hasfu birahinya. Endingnya, kegadisan korban pun terenggut dinihari itu.

Setelah puas, FA yang tidak bertanggung jawab ini malah ogah mengantarkan Anggrek pulang. karena sudah dinihari dan suasana juga sepi, Anggrek akhirnya minta tolong kepada dua orang teman FA yang juga ada di rumah itu, agar diantar pulang. Mereka pun mengamini permintaan korban.

Apes sekali lagi, pertolongan yang diberikan keduanya ternyata dibarengi niat buruk. Setibanya di perkebunan sawit Desa Pontian Mekar, dua orang teman FA itu malah mengajak korban berhubungan intim. Spontan korban menolak, namun mereka tetap memaksa.

Tak mau terulang untuk kali kedua, Anggrek pun berinisiatif turun dari sepeda motor tersebut dan melarikan diri masuk ke dalam area kebun sawit. Dia bersembunyi hingga pagi, lalu pulang dengan berjalan kaki ke rumahnya, yang menurut informasi berjarak sekitar 60 Kilometer.

"Korban sudah membuat laporan ke polisi kemarin (Minggu 3/1/2016,red) dan kasus ini sudah kita proses dengan meminta keterangan korban serta sudah dilakukan visum," sebut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, MM, Senin (4/1/2016) siang.(grc)
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.