Apakah Anda Seorang Psikopat? Lakukan Tes Ini
Selasa, 08 Sep 2015 19:20
SAAT Anda melihat gambar atau orang di sekitar Anda menguap, lihat apakah Anda akan mengikutinya. Namun, bila itu tidak menular ke Anda, mungkin Anda seorang psikopat, kata penelitian baru dalam jurnal Personality and Individual Differences.
Kerentanan Anda untuk mudah ditulari aktivitas menguap terkait dengan kemampuan Anda untuk berempati dengan orang lain, para peneliti mengatakan. Jadi jika wajah Anda tetap dingin membatu, sementara mulut teman Anda terbuka lebar karena mengantuk, Anda bisa jadi memiliki beberapa karakter psikopat, kata penulis studi Brian Rundle, PhD (c).
Mengapa demikian? Ketika kita mengajukan pertanyaan ini kepada psikiater David M. Reiss, MD, ia mengatakan bahwa orang yang demikian memiliki sifat "sadistik" atau memiliki kemampuan untuk memanipulasi orang lain dan mendapat kepuasan dari melakukan hal itu.
Seperti dilansir dari Menshealth, Senin (7/9/2015), mungkin Anda secara otomatis berpikir ini akan menjadi karakter yang dimiliki penjahat pembunuhan. Tapi, perlu diketahui, banyak orang sukses yang menunjukkan ciri-ciri psikopat klasik, seperti keganasan dan narsisme, yang bisa meningkat saat kesuksesannya berlipat ganda.
Menurut sebuah studi 2011 dalam jurnal Behavioral Science and the Law, bos empat kali lebih mungkin untuk menjadi psikopat daripada rata-rata pekerja. Pekerja keras akan bertindak kejam bila diperlukan, dan kurangnya empati membantu mereka membuat keputusan, yang pada gilirannya dapat mendorong mereka menaiki jenjang karier yang sulit dicapai orang lain.
Sementara ciri-ciri tersebut dapat berdampak positif dalam bidang bisnis, karakter tersebut tidak selalu membuat Anda menjadi orang yang baik. Pada akhirnya, psikopat hanya mewakili sekitar satu persen dari populasi umum, sehingga kemungkinan bos Anda seorang psikopat cukup kecil.
Kembali ke tes menguap, jika Anda tidak ikut-ikutan menguap setelah melihat teman Anda menguap, itu bisa jadi karena Anda sedang stres atau tidak fokus, kata Rundle. Sehingga ini juga bukan ukuran penilaian yang dapat menjamin penilaian psikologis, katanya.
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal