Asap Kayu Bakar di Pedesaan Picu Asma
Kamis, 05 Nov 2015 09:41
Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi asma di Indonesia mencapai 4,5 persen, dengan jumlah tertinggi pada masyarakat dengan rentang usia 25-34 tahun. Sementara, dari pemetaan hasil riset sebelumnya pada 2007, prevalensi asma tertinggi nasional (di atas 4 persen penduduk) ditemukan di daerah seperti Papua Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, NTT, NTB, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
"Prevalensi asma di Indonesia, baik di perkotaan dan pedesaan terlihat sama. Kenapa tinggi di daerah-daerah daripada di kota besar? Ini disinyalir karena penggunan kayu bakar untuk rumah tangga yang prevalensinya mencapai 64,2 persen," kata Prof dr Hardiarto Mangunnegoro, SpP(K), senior spesialis paru sekaligus ditektur Asthma-CPOD Center RS Siloam Asri, dalam seminar mengenai asma di Hotel Aryadhuta, Jakarta, Rabu (4/11/2015).
Ia menerangkan, faktor eksternal asma dari polutan lingkungan seperti asap bakaran kayu untuk memasak merupakan salah satu faktor pemicu bakat asma. Faktor risiko eksternal lainnya seperti paparan alergi (zat pemicu alergi), infeksi pernapasan, asap rokok atau polusi udara, diet (pemilihan makanan yang tidak memicu asma), hingga status ekonomi.
"Bakat asma bisa muncul kemudian diperparah bila lingkungan tidak mendukung karena polusi udara yang tinggi atau sebaliknya lingkungan yang terlalu steril, stres, paparan alergen. Yang terburuk adalah paparan rokok saat kehamilan yang bisa sebabkan asma menurun pada janin," tambahnya.
Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap
PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja
Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN
KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin
Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di
Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas
Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba
BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes