Dampak Kemarau Panjang bagi Kesehatan
Senin, 02 Nov 2015 15:57
Indonesia masih dilanda musim kemarau berkepanjangan akibat angin el nino yang tak kunjung usai. Akibatnya timbul dampak buruk bagi kesehatan manusia yang ditandai berbagai penyakit.
Berikut adalah enam masalah kesehatan potensial yang terjadi saat musim kemarau, seperti dikutip dari situs resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Senin (2/11/2015),
Infeksi saluran pernapasan
CDC melaporkan, kemarau dapat mengurangi kualitas udara dan membahayakan kesehatan orang dengan kondisi tertentu. Selama kekeringan, tanah kering dan kebakaran hutan meningkatkan jumlah partikel udara dalam bentuk asap.
Diketahui partikel tersebut dapat mengiritasi saluran udara dan memperburuk penyakit pernafasan kronis, seperti asma, Kualitas udara yang buruk juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang mengakibatkan pneumonia bakteri.
Nyeri dada
Kekeringan meningkatkan risiko orang mengalami infeksi coccidioidomycosis yang mengakibatkan infeksi jamur. Penyakit ini ditularkan ketika spora dalam tanah terkontaminasi dengan udara yang dihirup. Kondisi ini menyebabkan berbagai gejala, termasuk demam, nyeri dada, batuk, ruam, dan nyeri otot.
Penyakit menular
Saat musim kemarau seseorang mungkin jarang cuci tangan pakai sabun akibat hemat air. Hal ini dapat meningkatkan penyebaran penyakit menular, seperti pernapasan akut dan penyakit gastrointestinal.
Efek kesehatan mental
Mereka yang mata pencaharian secara langsung terkait dengan pasokan air, termasuk petani dan pemilik kebun dan mungkin menderita efek kesehatan mental yang merugikan selama musim kemarau. Mereka mengalami stres karena hasil kebunnya tidak menghasilkan produk yang bagus akibat kekeringan, yang akhirnya kondisi ekonomi mereka lemah.
Makanan tidak higienis
Selama musim kemarau tak sedikit petani menggunakan air daur ulang untuk mengairi sawah. Meskipun penggunaan cara itu diperbolehkan, tapi efek tanaman dapat terkontaminasi dengan patogen seperti salmonella dan E.coli.
Nyamuk penular penyakit
Peningkatan penyakit menular oleh serangga, seperti virus west nile dapat disebarkan oleh nyamuk. Kekeringan dapat mengurangi debit air yang membuat telur nyamuk berkembang biak. Akibatnya Anda mudah mengalami demam berdarah dan penyakit menular lainnya yang disebarkan oleh nyamuk.
Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap
PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja
Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN
KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin
Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di
Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas
Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba
BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes