Rabu, 27 Mei 2026

Gejala Penyakit Jantung Koroner Sering Diabaikan

Jumat, 11 Des 2015 09:00
ABCnews
Jantung koroner sering diabaikan
KITA pasti sudah sering mendengar istilah penyakit jantung koroner. Penyakit ini berbeda dengan serangan jantung mendadak, karena terjadi secara bertahap dan kronis atau jangka panjang. Sayangnya lagi, banyak orang tidak paham akan gejala jantung koroner.

Dijelaskan oleh Dr Alfa Ferry, ahli bedah toraks dan akrdiovaskular OMNI Hospitals Alam Sutera, penyakit jantung koroner disebabkan adanya penyempitan di arteri jantung koroner yang berfungsi menyediakan suplai makanan untuk otot jantung. Penyempitan akan menyebabkan kekurangan darah dan oksigen yang menimbulkan gejala sakit di dada kiri.

"Gejala jantung koroner disebut angina pektoris (sakit dada) yang bisa dirasakan di ulu hati, dan bisa merambat ke bahu. Beberapa pasien bisa mengeluhkan ini saat sedang jalan, sehabis makan kenyang, atau saat stres. Kejadiannya singkat dan bisa hilang 5-30 detik dengan istirahat. Terkadang bisa timbul lagi saat melakukan hal tertentu yang sama," terangnya dalam seminar media di OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang, Kemarin.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penyakit penyempitan arteri koroner jantung diprediksi akan menyebabkan 23,3 juta kematian di Indonesia pada tahun 2030 dan menjadi penyebab utama kematian di antara penyakit tak menular. Oleh sebab itu masyarakat perlu segera menyadari pentingnya menjaga kesehatan jantung dengan menghindari atau mengontrol faktor risikonya.

"Penyakit jantung koroner ini umumnya karena arteriosklerosis atau penebalan pembuluh darah. Penyebabnya bisa karena penimbunan kolesterol, diabetes yang berujung pada kerusakan dan pengerasan dinding pembuluh darah, hipertensi, merokok, dan faktor keturunan," imbuhnya.

Ia menerangkan lebih lanjut, penyempitan pembuluh darah bisa berproses selama beberapa dekade. Penimbunan zat tertentu di pembuluh darah akan berangsur-angsur membangun lapisan lemak yang menebalkan dinding pembuluh darah dan bisa pecah sewaktu-waltu dan menyebabkan trombosis atau bekuan darah di dalam pembuluh darah.

"Penebalan pembuluh darah yang sudah masuk tahap lanjut bisa memicu angina yang lebih sering dan tidak terkontrol. Bahkan pasien bisa mengalami gejala pas istirahat. Angina yang tidak stabil ini bisa menjadi tanda kalau otot jantung sudah matu, dan ini bisa menimbulkan risiko serangna jantung bila diabaikan," pungkasnya.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.