Rabu, 27 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Kabut Asap Memperparah Kondisi Penderita Asma Akut

Kabut Asap Memperparah Kondisi Penderita Asma Akut

Kamis, 05 Nov 2015 14:37
Okezone
Asap kabut memperparah kondisi penderita asma
ASMA adalah salah satu penyakit saluran napas kronik yang banyak diderita masyarakat. Polusi udara di perkotaan dan bencana kabut asap yang parah, bisa memicu serangan asma akut, dari derajat ringan sampai yang dapat mengancam jiwa.

Asma adalah satu penyakit paru kronik (jangka panjang) yang terjadi pada saluran napas bawah, akibat penyempitan dan peradangan saluran pernapasan. Gejala atau serangan asma bisa berupa batuk, mengi atau keluar suara melengking saat bernapas, dada sesak, dan napas pendek. Serangan asma akut bisa timbul saat seseorang terkena faktor pemicu asma.

Dr Prasenohadi, SpP, KIC, PhD, dokter spesialis paru dan pernapasan RS Siloam Asri mengatakan bahwa, serangan atau eksaserbasi akut asma bisa dipicu oleh berbagai faktor, di antaranya: flu, paparan alergen, kelelahan, stres, dan saat ini yang paling parah adalah paparan asap kebakaran hutan dengan magnitude yang sangat luas.

"Bagi penderita asma berat, paparan faktor risiko yang buruk bisa memicu serangan asma akut yang dapat mengancam nyawa. Asma akut pada penderita asma berat dapat mengakibatkan gagal napas yang harus ditangani ICU, dan jika perlu harus dibantu oleh ventilasi mekanik," terangnya dalam seminar mengenai asma di Hotel Aryadhuta, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa serangan asma akut yang mengancam nyawa di antaranya bisa ditandai dengan 'silent chest' atau dada penuh sehingga, udara tidak bisa keluar sehingga tidak ada suara napas, sianosis atau tubuh biru, hingga hipotensi atau tekanan darah tinggi. Namun, bila serangan asma tidak separah itu, penanganan standar dengan obat asma inhaler bisa diberikan dengan tepat.

"Bila terjadi serangan asma akut yang ringan sampai sedang, obat semprot atau inhaler bisa dipakai dengan 3-4 kali semprotan, dan dalam satu jam bisa diberikan sampai tiga kali. Kalau pasien tidak memiliki obat inhaler asma, pasien bisa pergi ke Puskesmas terdekat karena penanganan asma sudah menjadi pelayanan standar," tambahnya.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.