Risiko Nikah Muda Terhadap Bonus Demografi
Sabtu, 05 Des 2015 11:59
Kepala Lembaga Demografi Universitas Indonesia Sonny Harry Harmadi mengatakan, seperempat penduduk Indonesia adalah remaja, dengan jumlah 65 juta orang. Ke depan, bonus demografi itu akan datang pada satu periode saja.
"Pemuda adalah orang-orang yang energik, inovatif dan kreatif untuk membangun bangsa. Mereka yang jadi anak muda sekarang, nanti pasti jadi orangtua. Sehingga mereka harus dituntut hebat," ujarnya kepada Okezone usai Seminar Kesehatan Reproduksi Seksual Bagi Anak Muda dan Kaitan dengan Bonus Demografi yang diselenggarakan oleh Koalisi Muda Kependudukan di @america, Pacific Place, Jakarta, kemarin.
Apabila satu remaja dapat berkontribusi bagi negara sejak muda, sambung Sonny, pada tahun 2045 mendatang, mereka akan siap menjadi pemimpin bangsa yang besar. Maka untuk merealisasi bonus demografi itu, negara harus memiliki penduduk usia produktif yang berkualitas, agar tidak menemui segala kendala.
Namun faktanya, menurut dia, anak muda zaman sekarang banyak yang memutuskan untuk nikah muda. Dengan begitu, banyak risiko yang akan diterima bila tidak ada batasan tertentu.
"Salah satu syarat ada bonus demografi adalah negara punya penduduk dengan usia produktif tinggi dan pendidikan berkualitas. Sementara kalau nikah muda, mereka tidak bisa sekolah dan masa belajar akan habis. jadilah manusia tidak produktif," bebernya.
Dibandingkan anak muda zaman dulu, Sonny menambahkan, fenomena nikah muda banyak terjadi. Akhirnya, risiko menimpa negara, seperti angka kematian ibu tinggi dan pendidikan mereka rendah.
"Akhirnya mereka akan jadi orangtua dengan pendidikan rendah dan ujung-ujungnya mendidik anak kurang baik, karena tidak memiliki kemampuan emosional baik," tutupnya.
Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap
PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja
Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN
KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin
Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di
Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas
Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba
BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes