Rabu, 27 Mei 2026

Seberapa Parah Kebiasaan Merokok Anda?

Jumat, 30 Okt 2015 16:07
Huffingtonpost
Cara hitung kebiasaan merokok
PARA perokok biasanya tidak sadar dengan kebiasaan merokok mereka. Apalagi mereka merasa sehat setelah bertahun-tahun merokok. Jumlah batang rokok yang diisap per hari dan keluhan kesehatan kecil yang berkaitan dengan kebiasaan merokok mungkin mereka abaikan.

Intensitas merokok dan dampaknya bagi kesehatan jelas berbanding lurus, namun kemunculannya mungkin berbeda-beda pada setiap orang. Namun, sebelum efek atau dampak merokok yang lebih terasa muncul, sebaiknya perokok mengukur apakah mereka perokok ringan atau berat untuk menentukan langkah selanjutnya, kata dr Frans Abednego, SpP, dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

"Untuk mengukur seberapa parah kebiasaan merokok, ada rumus sederhananya. Caranya hitung usia saat mulai merokok sampai sekarang. Misalnya sudah 20 tahun merokok, kalikan dengan jumlah batang yang dihisap dalam sehari," kata dr Frans dalam acara "Healthy Lung Symposium" di Doubletree Hotel, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Hasilnya sesuaikan dengan indikator berikut, bila di bawah 200 maka itu menunjukkan kebiasaan merokok masih ringan. Sedangkan indikator di antara 200 sampai 600 bisa dibilang perokok sedang. Dan indikator terakhir, bila di atas 600, maka itu menunjukkan bahwa Anda atau siapa pun adalah perokok berat.

"Merokok sedikit saja akan memicu respon peradangan di saluran napas, karena suhu asap yang rata-rata 60 derajat serta kandungan zat berbahaya lainnya di dalamnya. Perokok mungkin tidak mengeluhkan efek kecilnya, seperti sesak napas di siang dan malam hari, banyaknya lendir, dan kualitas hidup yang turun tanpa disadari. Sementara efek yang lebih besar bisa mengintai belasan atau puluhan tahun kedepan," terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa penelitian telah membuktikan bahwa paparan asap rokok baik pada perokok aktif, maupun pasif sama-sama meningkatkan risiko penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) 60-70 persen, kanker paru 30 persen, sisanya risiko kanker lidah, mulut, nasofaring, hingga masalah kesuburan.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.