Rabu, 27 Mei 2026

Sering Minum Susu Bisa Kena Penyakit Jantung?

Jumat, 18 Des 2015 15:16
Abcnews
Minum susu
PENYAKIT jantung koroner salah satu penyakit jantung yang disebabkan adanya disfungsi pada pembuluh darah koroner. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan koroner oleh kalsium. Apakah itu berarti kalsium berlebih di dalam tubuh sebabkan masalah koroner?

Dijelaskan Dr dr Raja Adil C Siregar, SpJP, selaku ahli jantung intervensi Bethsaida Hospitals, hal tersebut tidak ada hubungannya dengan jumlah kalsium dalam darah. Penyumbatan pembuluh darah oleh kalsium dipicu oleh penumpukan plak lemak terlebih dulu.

"Orang mungkin akan bertanya, kalau terlalu banyak minum susu berkalsium, koroner bisa terumbat? Nah, itu tidak ada hubungannya. Kalau tidak ada plak lemak, sebanyak apapun kalsium dalam darah atau tubuh maka tidak akan terjadi sumbatan," terangnya, dalam temu media di Bethsaida Hospitals, Gading Serpong, Tangerang, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, terbentuknya timbunan kalsium di koroner harus diawali oleh timbunan lemak yang disebut plak. Penimbunan lemak kolesterol sendiri dipicu oleh kerusakan endotel atau dinding pembuluh darah yang bisa disebabkan stres, tekanan darah tinggi, paparan nikotin dan polusi lainnya, ungkap dr Raja.

"Penimbunan plak lemak memicu mekanisme pemanggilan kalsium untuk mencegah pecahnya lapisan plak yang bentuknya seperti jerawat. Kalsium akan diambil dari mana saja, kalau tidak ada di darah, tubuh bisa memanggil kalsium dari tulang dan bagian tubuh lainnya," lanjutnya.

Proses terbentuknya plak lemak hingga menjadi penimbunan kalsium pada koroner bisa memakan waktu tahunan. Bahayanya, proses tersebut tidak bergejala sampai kondisinya benar-benar parah dan sering berakhir pada serangan jantung.

"Oleh karena itu, seseorang yang berisiko perlu melakukan pemeriksaan dini karena PJK adalah silent killer. Pemeriksaan calcium scoring sangat bermanfaat untuk mendeteksi adanya sumbatan di pembuluh darah koroner jantung, dikarenakan pemeriksaan itu langsung ke anatomi koroner," jelas dr Raja.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.