Selasa, 26 Mei 2026

Waspada Penyakit Pneumoconiosis Hantui Pekerja

Senin, 09 Nov 2015 16:08
Medicine
Waspada penyakit ini
SEBAGIAN besar pekerja di Indonesia sangat rentan mengalami pneumoconiosis. Namun selama ini banyak orang yang tidak paham dengan penyakit itu, hingga akhirnya sering diabaikan.

Data International Labor Organization (ILO) menunjukkan, sebanyak 2,3 juta pekerja seantero dunia meninggal, baik karena penyakit akibat kerja maupun kecelakaan setiap tahun. Angka tersebut didominasi oleh penyakit akibat kerja yang disebut pneumoconiosis, yaitu sekira 2,02 juta kasus orang meninggal.

Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA dr Anung Sugihantono M.Kes menjelaskan, pneumoconiosis adalah penyakit yang disebabkan oleh penimbunan debu-debu di dalam jaringan paru-paru.

"Sementara kita tahu di Indonesia pajanan atau bahan kontak yang berkaitkan dengan penyakit ini cukup banyak kita kenali di level tenaga kerja," ujar dr Anung usai membuka ILO Classification Of Radiographs Of Pneumoconioses Workshop di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Timur, Senin (9/11/2015).

Sebagian besar, tambah dr Anung, penduduk Indonesia bekerja di lingkungan kapur, pertambangan, industri serat yang memiliki faktor risiko tinggi penyakit pneumoconiosis.

"Apalagi akhir-akhir ini pembangunan infrastruktur di Indonesia terus digenjot. Maka yang kita inginkan yaitu meningkatan kesehatan dan keselamatan pada pekerja agar kesehatan dan produktivitas maksimal," imbuh dia.

Kementerian Kesehatan pun memiliki dua upaya pencegahan, yaitu dari sisi pelayanan dan sistem rujukan, serta menggandeng 1380 puskesmas dari 23 provinsi.

Semua tenaga di puskesmas, kata dr Anung, harus bisa mengenal gejala pneumoconiosis. Biasanya kalau ada pekerja yang tiba-tiba mengalami sesak napas tak biasa harus diperhatikan. Apabila mengalami tingkat keparahan yang lebih harus dirujuk ke rumah sakit.

"Kedua fasilitas layanan itu jangan mengabaikan pasien seperti ini, jangan dikira kena penyakit paru-paru biasa," tutupnya.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.