Minggu, 26 Jul 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Pasca-Banjir, 3 Langkah yang Penting untuk Diperhatikan

Lingkungan

Pasca-Banjir, 3 Langkah yang Penting untuk Diperhatikan

admin
Minggu, 05 Jan 2020 16:39
(Foto: okezone.com)
JAKARTA â€" Hujan yang mengguyur pada malam pergantian tahun 2019-2020 mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Kini banjir sudah mulai surut. Namun, ada tiga langkah yang harus dipahami masyarakat dalam menghadapi pasca-banjir.

Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agus Setiawan menjelaskan, langkah pertama yaitu memperhatikan kesehatan diri. Dengan memerhatikan kesehatan diri, kita dapat menjadi perawat bagi diri sendiri.

“Yang penting dipahami semua masyarakat dalam keadaan banjir ini tentunya perhatikan kesehatan diri. Untuk merawat dirinya sendiri meningkatkan Self Awereness, bahwa yang paling tahu tentang kesehatan diri kita adalah diri kita sendiri. Seperti kondisi keadaan darurat di atas pesawat, yakinkan kondisi kita baik, baru kita dapat merawat orang lain, contohnya dalam memberikan bantuan oksigen,” ujar Agus Setiawan yang dilansir dari situs web UI pada Minggu (5/1/2020).

Lalu langkah kedua adalah memastikan kondisi imunitas atau ketahanan tubuh Pastikan imun kita terjaga dengan baik. Menurutnya, cara mudah untuk menentukan ketahanan tubuh yaitu dengan mengamati perubahan pada tubuh.

Bak Tsunami, Kondisi Perumahan Pondok Gede Permai usai Banjir 

“Dalam kondisi banjir kita cepat terjangkit karena pergerakan kuman juga lewat air. Bisa juga karena perubahan cuaca. Tentu imun kita harus tetap diperhatikan dengan menjaga kebutuhan gizi. Memang susah dalam kondisi demikian. Jika pun asupan gizi kurang, kebutuhan air tidak boleh berkurang,” ujarnya.

Langkah ketiga yaitu dengan mengenal dan mengamati perubahan yang terjadi pada tubuh kita, antara lain seperti suhu, dan detak jantung. Jika ada yang aneh, segera periksalah ke dokter.

Seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini terjadi banjir di beberapa wilayah Jabodetabek. Hal ini menyebabkan warga mengungsi. Total jumlah pengungsi yang terkena dampak banjir diperkirakan mencapai lebih dari 19 ribu jiwa. Salah satu dampak dari banjir adalah menjangkitnya sejumlah penyakit.

(***)
Sumber:okezone.com
BanjirLingkungan
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 09:38

    Pemuda Adat Suku Bonai Perkuat Kapasitas Peternakan Melalui Program Semarak Riau

    Rokan Hulu-Bagi Kafrizal, Ketua Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, beternak sapi bukan sekadar aktivitas sehari-hari. Ternak sapi

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:24

    PHR Mulai Perbaikan Jalan Lintas Pinang Kubu Sepanjang 15 Kilometer

    ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) secara resmi memulai proyek perbaikan Jalan Lintas Pinang Kubu, Kabupaten Rokan Hilir. Langkah strategis ini dilakukan sebagai wujud nyata komitmen perusahaan

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:08

    Peduli Masyarakat Sekitar Operasi, PHR Salurkan 400 Paket Sembako Murah ke 4 Desa di Kecamatan Pinggir Bengkalis

    DURI-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar area operasi melalui program Energizing Community & Environment. Kali ini, PHR menye

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Jumat, 22 Mei 2026 13:00

    Harmoni di Tanah Balai Raja, Saat Sang Gajah dan Manusia Berbagi Ruang Kehidupan

    DURI-Malam berganti subuh di kawasan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, namun pekatnya kecemasan belum juga beranjak dari benak Jhon Hendrik Purba. Saban waktu, detak jantungnya berpacu lebih cepat seti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki