Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • IJTI Kecam Kekerasan terhadap Wartawan TV di Bone

Nasional,

IJTI Kecam Kekerasan terhadap Wartawan TV di Bone

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 22 Agu 2025 10:50
okezone.com
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam keras tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis Trans7, Zulkifli Natsir, saat meliput aksi unjuk rasa di Bone, Sulawesi Selatan, Selasa malam, 19 Agustus 2025. Kekerasan tersebut diduga dilakukan sejumlah oknum anggota TNI.

Zulkifli, yang tengah bertugas meliput aksi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), mendapatkan perlakuan intimidatif, perampasan alat kerja, penghapusan paksa hasil liputan, hingga kekerasan fisik, meskipun sudah memperkenalkan diri sebagai jurnalis.

IJTI menegaskan, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers serta melarang siapa pun menghalangi kerja jurnalistik.

"Mengecam keras tindakan pelarangan liputan serta intimidasi yang dilakukan terhadap jurnalis. Tindakan tersebut jelas melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers serta melarang siapa pun menghambat kerja jurnalistik," dikutip dari pernyatan sikap IJTI, Jumat (22/8/2025).

IJTI juga mendesak pihak TNI untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut dan memproses hukum para pelaku secara transparan dan akuntabel, guna memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

Lebih lanjut, IJTI mengingatkan bahwa TNI adalah unsur pertahanan negara, bukan aparat aparat keamanan. Oleh karena itu, setiap tindakan yang menyangkut kebebasan sipil, termasuk kebebasan pers, harus menghormati prinsip demokrasi dan supremasi hukum.

IJTI menyerukan kepada seluruh jurnalis untuk tetap menegakkan kode etik jurnalistik dalam setiap peliputan, termasuk dalam situasi rawan konflik. Independensi, profesionalisme, dan keberimbangan tetap menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

"IJTI mendesak semua pihak, khususnya aparat negara, untuk menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Kekerasan terhadap jurnalis adalah ancaman serius terhadap hak publik untuk memperoleh informasi," pungkasnya.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Jul 2026 12:16

    PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Tegaskan Martabat Pers Harus Dihormati

    JAKARTA-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung ya

  • Selasa, 14 Jul 2026 17:09

    Kapolres Rohil di Pimpin Aldi Alfa Faroqi

    Ujungtanjung-Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Rokan Hilir resmi berganti. AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. menyerahkan jabatan Kapolres Rokan Hilir kepada penggantinya, AKBP Aldi Alfa Faroqi

  • Senin, 13 Jul 2026 17:38

    Aldi Alfa Faroqi Resmi Nahkodai Polres Rohil

    Pekanbaru-Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry H

  • Jumat, 10 Jul 2026 17:44

    PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

    Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 sebagai bagian dari penataan administrasi organisasi sekaligus penguatan kualitas k

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:30

    Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit

    Jakarta-Mabes TNI menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang diikuti para Pejabat Utama, Prajurit, dan PNS Mabes TNI di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/6

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki