Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Geram Disepelekan Pengamat: We Are Not Stupid, Kami Tahu Siapa di Balik Kalian!

Berita

Prabowo Geram Disepelekan Pengamat: We Are Not Stupid, Kami Tahu Siapa di Balik Kalian!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 14 Feb 2026 16:07
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Nada tinggi mewarnai pidato Presiden Prabowo Subianto di hadapan pejabat negara dan petinggi Polri. Ia meluapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak tertentu, termasuk segelintir ekonom, yang dinilai sengaja menebar pesimisme di tengah tren positif kebangkitan ekonomi Indonesia.

Prabowo secara tegas mengirimkan pesan kepada para pengganggu yang dianggap tidak senang melihat Indonesia mandiri. Ia menyebut ada kekuatan yang membiayai gerakan untuk menjelek-jelekkan prestasi bangsa sendiri.

"We are not stupid. Ini gue bicara sama mereka-mereka itu. Please, dear friends, Indonesia, Indonesians are not stupid! We know what's happening," tegas Prabowo di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Presiden menilai, serangan narasi negatif tersebut muncul karena ketakutan pihak asing terhadap kemajuan Indonesia. Saat ini, pemerintah mengklaim telah berhasil membuktikan swasembada beras dan segera menyusul swasembada jagung.

"Kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia. Karena mereka takut kita kuat, mereka takut kita sejahtera," imbuhnya.

Kritik pedas juga dilayangkan Prabowo kepada para ekonom yang dianggap tidak nasionalis. Ia heran ketika capaian konsumsi rumah tangga tinggi dan penerimaan pajak mencatatkan rekor, komentar yang muncul justru bernada miring.

"Gak tahu ini, ada ahli-ahli ekonomi yang gak jelas dari mana itu. Selalu nurunkan moril, saya mau tanya: Kamu itu warga negara mana?" sindirnya.

Di tengah gempuran kritik, Prabowo memamerkan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang meroket tajam dalam satu tahun pemerintahannya. Keuntungan BUMN disebut naik empat kali lipat dari angka Rp 89 triliun pada tahun 2024.

"Ini akan naik terus, hanya dengan manajemen yang baik, hanya dengan kepemimpinan yang baik, hanya dengan semangat tidak mau mencuri dari rakyat," ujarnya.

Menutup pidatonya, Prabowo memberikan ultimatum keras kepada seluruh pejabat pengelola kekayaan negara. Ia berjanji akan menggunakan seluruh kekuatan pemerintah untuk menindak tegas siapa pun yang masih berani melakukan praktik korupsi yang merugikan rakyat.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.