Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Willem Wandik : Jadikan Tanah Papua Gerbang Timur Ekspor Impor

Willem Wandik : Jadikan Tanah Papua Gerbang Timur Ekspor Impor

Laporan : Joko Prasetyo
Jumat, 26 Jan 2018 08:24
Joko Prasetyo
Willem Wandik
JAKARTA-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Demokrat Willem Wandik mendorong pemerintah pusat untuk menjadikan Tanah Papua sebagai "gerbang Timur kegiatan ekspor-impor" untuk kawasan Pasifik Melanesia. Melalui penguatan kegiatan "trading", Willem meyakini, akan menjadi kekuatan baru bagi Tanah Papua, untuk keluar dari defisit perdagangan antar wilayah di Indonesia.

"Kondisi tersebut merupakan penyebab terjadinya "inflasi alamiah" yang begitu ekstrim di Tanah Papua, " ujar alumnus S1, Universitas Teknologi Surabaya, Surabaya (2009) itu di Jakarta, Jum'at (26/1).

Ditambahkan Willem gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah saat ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan distribusi barang mentah ke pusat produksi di kawasan kota-kota utama di Tanah Papua. 

Ketergantungan negara negara tetangga di kawasan Pasifik Melanesia terhadap impor barang dari wilayah Indonesia (melalui Tanah Papua), dapat dimanfaatkan untuk mendorong kegiatan trading dan industrialisasi di kawasan paling Timur Indonesia tersebut.

"Dorongan pemerintah ikut memperkuat posisi Tanah Papua, sebagai "gerbang Timur kegiatan trading dan industrialisasi, " katanya.

Anggota komisi V DPR itu menegaskan kota Jayapura saat ini berperan penting sebagai daerah penyangga kegiatan ekonomi. Bukan hanya di kawasan Papua Indonesia, tetapi juga berperan penting terhadap kebutuhan suplai barang konsumsi ke negara tetangga Papua Nugini.

Karenanya, Willem berpendapat kedudukan Tanah Papua, terutama kota Jayapura, harus diperjuangkan menjadi kawasan perdagangan strategis bagi Papua (Indonesia) ke kawasan Pasifik (negara negara serumpun Melanesia), melalui penetapan status sebagai daerah Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN).

"Hal ini adalah bentuk dukungan Pemerintah Pusat, untuk mendorong peningkatan perekonomian di Tanah Papua, dan menjadikan Tanah Papua sebagai basis kegiatan ekonomi di kawasan Pasifik Melanesia, " kata Willem yang meraih 178.682 suara dalam Pemilu Legislatif 2014 lalu. (jok)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Rabu, 20 Mei 2026 10:06

    Pengaruh Dolar, 80 Persen Obat di RSUD Bengkalis Alami Kenaikan Harga

    BENGKALIS-"Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada sektor kesehatan, terutama harga obat-obatan yang sebagian besar bahan bakunya masih bergantung dari luar n

  • Rabu, 20 Mei 2026 09:54

    Rp 1,3 Triliun Masuk RI Usai Intervensi di Pasar Obligasi.

    Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut turun tangan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Sejak pekan lalu, Purbaya telah melakukan intervensi di pasar obligasi (bond) demi menjinakkan

  • Rabu, 20 Mei 2026 09:44

    Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir Jurnalis Thoudy Badai Sebelum Ditangkap Israel, Obrolan dengan Ibunda Bikin Haru

    Ibu dari jurnalis Thoudy Badai, Hani Hanifa Humanisa (56), mengungkapkan kontak terakhir dengan anaknya sebelum dilaporkan telah ditawan oleh tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza

  • Rabu, 20 Mei 2026 09:39

    Buron Narkoba Lukmanul Hakim Sampai Operasi Plastik Demi Lolos Kejaran Polisi

    Jakarta - Polisi memburu bandar narkoba jaringan Internasional, Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji. Pelaku mengendalikan peredaran sabu dari Malaysia terdeteksi melakukan berbagai cara ekstrem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.