Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Listrik Hanya Nyala 6 Jam, Warga Masalembu Ngadu ke DPRD Jatim

Nusantara

Listrik Hanya Nyala 6 Jam, Warga Masalembu Ngadu ke DPRD Jatim

detik.com
Senin, 23 Sep 2019 13:36
detik.com
Surabaya - Warga Kepulauan Masalembu, Sumenep, Madura mengadu ke DPRD Jatim. Enam warga mengadu soal listri yang hanya nyala 6 jam sehari di pulau tersebut.

Salah satu perwakilan mahasiswa dari Masalembu, Hasan Basri, mengatakan bahwa warga Masalembu juga ingin mendapatkan hak yang layak sebagai warga negara, salah satunya tentang suplai listrik.

"Hari ini, kita bersama-sama menyatakan sikap ke DPRD Provinsi, meminta agar sesuai dengan amanat undang-undang agar masyarakat punya hak untuk mendapatkan fasilitas yang layak, salah satunya kebutuhan PLN itu sendiri. Karena listrik di Masalembu sangat sulit didapatkan. Karena PLN (listrik) sudah menjadi kebutuhan primer di Masalembu. Baik dari sektor pendidikan dan fasilitas-fasilitas lainnya sangat menunjang. Artinya kalau listrik tidak terpenuhi akibatnya masyarakat dirugikan. Karena itu hak dasar di Masalembu," kata Hasan kepada wartawan di DPRD Jatim, Senin (23/9/2019).

Hasan menambahkan warga Masalembu berharap suplai listrik bisa merata. Sehingga listrik selalu ada dan tidak hanya menyala selama enam jam sehari saja.

"Harapan kita setelah ketemu dengan anggota dewan provinsi ini, semoga kebijakan yang diambil bisa mengakomodir sehingga listrik bisa mengalir ke wilayah desa dengan baik," ungkap Hasan.

Sementara itu, Koordinator Asosiasi Masyarakat Masalembu Pelanggan PLTD (AMMP-PLTD) Kecamatan Masalembu Burhanuddin mengatakan aliran listrik di Masalembu saat ditopang oleh pembangkit tenaga diesel.

"Suplai listrik dari pembangkit diesel hanya bisa digunakan hanya selama enam jam. Mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB, dimaksimalkan pada malam hari," kata Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan Kecamatan Maselembu mempunyai empat desa yakni Desa Suka Jeruk dan Desa Masa Lima yang berada di Pulau Masalembu yang teraliri, namun tidak merata. Sedangkan di Desa Karamian dan Masa Kambing belum terpenuhi.

"Dari 7 ribu rumah penduduk, hanya 600 rumah yang tersuplai listrik. Sedangkan dari data tahun 2017 tercatat ada 25 ribu penduduk," kata Burhanuddin.

Sedangkan perwakilan anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat Kuswanto mengatakan terkait hak-hak dasar maayarakat berbangsa yaitu listrik, pihaknya berjanji akan mencarikan solusi yang terbaik.

"Sampai sekarang 75 tahun kita merdeka, ternyata mereka belum bisa menikmati listrik secara bebas dan secara penuh, yang ada mereka hanya bisa menikmati listrik kurang dari enam jam. Dan itu pun hanya 600 rumah dari sejumlah rumah yang ada di Masalembu yang terdiri dari dua desa. Tentunya kami akan mencarikan solusi terbaik dengan kondisi dan hambatan yang ada," kata Kuswanto.

Kuswanto menyebutkan solusi listrik untuk wilayah kepulauan adalah penggunaan energi terbarukan dan tidak mengandalkan pembangkit listrik di Jawa dan Bali.

"Ini butuh perhatian serius. Pertama kita akan berkooridinasi dengan Pemkab setempat. Kalau melihat daerah kepulaan pembangkit energi surya merupakan solusi. Ini harus kita bicarakan, kita carikan solusi. Sumber dana banyak lewat ABPD, lewat CRS dan sebagainya," jelas Kuswanto.

Kuswanto menyampaikan jika problem listrik bukan hanya terjadi di Masalembu. Namun di kepulaun sekitar pulau Madura punya problem yang sama.

"Masalembu ini sudah mendesak kebutuhannya, karena jumlah penduduknya yang banyak," tandas Kuswanto.
sumber:detik.com
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Feb 2026 19:05

    Verifikasi Rumah Bupati Tapteng Berujung Pengeroyokan, Polisi Selidiki Pasal 170 KUHP

    Tapanuli Tengah-Upaya verifikasi informasi mengenai status rumah yang ditempati Bupati Tapanuli Tengah berujung dugaan pengeroyokan terhadap seorang wartawan.Peristiwa tersebut kini dit

  • Minggu, 01 Feb 2026 19:00

    Kadiv Humas Polri: Peran Wartawan Krusial bagi Demokrasi dan Keutuhan NKRI

    Bogor-Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa wartawan memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus keutuhan Negara Kesatuan Repub

  • Rabu, 28 Jan 2026 10:06

    Capaian UHC Lampaui 100 Persen, Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan Kategori Madya

    JAKARTA â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pengharga

  • Kamis, 22 Jan 2026 18:25

    Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas

    Yogyakarta- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025â€"2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/20

  • Senin, 10 Nov 2025 19:15

    Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Ja

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.