Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Jadi Peserta Termuda, Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di Tingkat Dunia

Kampus

Jadi Peserta Termuda, Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di Tingkat Dunia

Selasa, 16 Jan 2018 19:21

JAKARTA – Mahasiswa Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB) Mahtuf Ikhsan berhasil membawa harum nama Tanah Air atas penghargaannya dalam Ƌth International Conference on Education, Law, Business and Interdiciplinary Research (ELBIS)' di Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghargaan Best Paper berhasil diraih Mahtuf atas makalahnya yang berjudul 'The Role of Institution of Aspect to Create Community Forest Sustainability in Bogor Regency Indonesia'. Melalui tulisan tersebut, Mahtuf mengungkapkan keinginannya mengintegrasikan proses produksi dengan industri.


"Produksi dari hutan kemasyarakatan bisa langsung terhubung dengan industri, sehingga hubungan pada fasilitas dan pendanaan hutan rakyat dapat berinteraksi dengan industri," ujarnya seperti dilansir dari laman IPB, Senin (15/1/2017).

Menurut Mahtuf, pengelolaan hutan rakyat Leuwiliang lebih baik daripada di Rumpin, sebab dananya berasal dari koperasi. Ia menilai, pendanaan yang bersumber dari koperasi jauh lebih teratur daripada dana pribadi.

Diketahui, ELBIS merupakan konferensi tingkat dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Emirates Research Publishing yang melibatkan peserta dari berbagai negara, seperti Spanyol, Denmark, Yordania, Arab Saudi, Yaman, Pakistan, India, Malaysia, Afrika, Singapura, dan Indonesia.

Uniknya, Mahtuf merupakan peserta termuda dalam ajang bergengsi tersebut sehingga tidak hanya mengalahkan negara lain, ia juga membuktikan bahwa dirinya dapat unggul dari peserta mahasiswa program magister, profesor dan profesor asosiasi.

Mahtuf berharap, penelitiannya dapat menjadi rekomenjadi kebijakan pemerintah, terutama pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam menyusun peta pengelolaan hutan.

"Harapan masyarakat adalah fasilitasi bantuan keuangan dan bantuan bagaimana membentuk koperasi yang baik sekaligus fasilitasi pemeliharaan hutan (Silvikultur Teknik) guna meningkatkan produktivitas hutan kemasyarakatan," tutupnya.

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.