Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa IPB Ciptakan Tepung Tempe dari Kecambah Kedelai yang Murah dan Sehat

Kampus

Mahasiswa IPB Ciptakan Tepung Tempe dari Kecambah Kedelai yang Murah dan Sehat

Minggu, 24 Des 2017 16:37

JAKARTA - Tidak hanya murah, tempe juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan sifat fungsional yang baik. Keunggulan ini menjadikan tempe sebagai makanan yang populer di berbagai lapisan masyarakat Indonesia.

Sayangnya, ketersediaan kedelai lokal sebagai bahan baku tempe masih menjadi kendala sehingga mengakibatkan nilai impor kacang kedelai yang tinggi.

Mengantisipasi hal itu, para pengrajin tempe mulai berinovasi meningkatkan kualias tempe kedelai dengan mensubtitusi kacang kedelai menjadi kecambah kedelai. Cara ini dinilai mampu meningkatkan gizi tempe dengan biaya yang terjangkau.

Meski dilihat telah cukup sempurna, salah satu mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), Made Astawan menemukan kelemahan dari proses perkecambahan, yaitu umur simpan singkat dan mudahnya jamur dalam berkembang biak.

"Karena itu, pembuatan tepung adalah proses alternatif untuk memperpanjang umur simpan dan kegunaan tempe," tuturnya, seperti dilansir dari laman IPB, Minggu (24/12/2017).

Bersama Muhammad Ichsan dari jurusan yang sama, dan Tutik Wresdiyati dari Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Astawan mencoba melakukan penelitian terhadap karakteristik fisiokimia tepung tempe dari kacang kedelai dan kecambah kedelai.

"Kedelai dikeringkan dalam waktu 28 jam, kemudian diolah menjadi tempe. Tempe kecambah kedelai dan tempe kedelai dikeringkan selama 26 jam, lalu digiling menjadi tepung tempe dari kecambah kedelai (TKK) dan tepung tempe kedelai (TK)," jelasnya.

Hasilnya, tepung TKK mengandung kandungan protein (53,37%), antioksidan (24,97 mg AEAC/100 g tempe), vitamin E (5,08 mg/100 g), isoflavon (81,75 mg/100 g), dan beberapa mineral (Ca, P, Fe, Zn) yang lebih tinggi dibanding Tepung TK. Tepung TKK juga memiliki kualitas yang lebih baik dibanding tepung TK.

Mereka menyimpulkan, tepung tempe dari kecambah kedelai yang mereka ciptakan merupakan bahan baku terbaik dalam proses pembuatan tempe.

(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.