Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 3000 Keluarga di Kampar Sejak November Terisolir Longsor dan Jembatan Putus

3000 Keluarga di Kampar Sejak November Terisolir Longsor dan Jembatan Putus

Jumat, 15 Jan 2016 11:59
PEKANBARU- Camat Kampar Kiri Hulu Nuzul Ashal mengungkapkan, bahwa penduduk empat desa di wilayahnya sejak akhir November 2015 lalu terisolir akibat terjadi longsor di badan jalan dan 5 jembatan pengubung putus diterjang banjir.

"Longsor dan jembatan putus itu terjadi akhir November 2015 lalu, sampai sekarang belum tertangani dengan optimal. Sehingga masih ada warga empat desa terisolir dan hidupnya benar-benar tergantung pasokan bantuan dari luar," papar Nuzul Ashal melalui sambungan telephon, Jumat (15/1/16). Disebutkan Nuzul, keempat desa yang sudah dua bulan terisolir dari dua luar tersebut adalah Desa Kebun Tinggi, Pangkalan Kapas, Lubuk Binggau dan Tanjung Permai. Satu-satunya cara untuk bisa menuju keempat desa tersebut adalah berjalan kaki puluhan kilometer.

Karena terjadi longsor di badan jalan dan jembatan putus, di tambah curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi, maka keempat desa tersebut praktis terisolir. Tidak hanya jalur transportasinya, tetapi juga komunikasinya. Mengingat, tidak ada sinyal telephon seluler di kawasan tersebut.

"Sekarang ini, kami sedang berusaha memasok bantuan pangan dan selimut ke sana melalui Kecamatan Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Karena, lokasinya lebih dekat dari keempat desa tersebut," tutur Nuzul.

Dalam kesempatan tersebut, Nuzul mengharapkan pemerintah secepatnya mencarkan solusi masalah warga keempat desa tersebut, terutama mengupayakan pemulihan jalur darat secepatnya.

"Kalau jalanya masih terputus, ya masyarakat akan terus terisolir dan hanya bisa hidup ketergantungan bantuan," demikian penjelasannya.(rtc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki