Masyarakat Kecewa, Masalah Penertiban Pajak Lama Bagan Batu Tak Pernah Tuntas
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 28 Sep 2015 09:58
BAGANBATU - Dari dulu begitu saja masalah Pajak Lama (Pasar ) Bagan Batu Kota, kecamatan Bagan Sinembah, Rohil tak pernah tuntas dalam pelaksana penertiban Pedagang Kaki lima (PKL).
Sudah berapa Camat yang berganti di Bagan Sinembah ini.Namun pajak lama tetap tidak bisa di tertibkan dan mematuhi Peringatan atau himbauan Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah agar PKL tidak berjualan di badan jalan.
" Kita merasa kecewa sebenarnya kepada Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah dalam penertiban pajak lama Bagan Batu kurang serius. Hal itu dapat kita lihat dengan mata sendiri. Masak besok dilakukan penertiban bersama UPIKA kecamatan pada esok harinya PKL berjualan di badan jalan. Sepertinya, PKL dengan pemerintah kucing-kucingan," kata Buyung salah seorang warga Bagan Batu Kota kepada Wartawan.
Seharusnya lanjut Buyung, Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah berserta Upika harus tegas. Dan tidak cuma tertib begitu saja. Kalau bisa tiap hari dilakukan.
" Apa gunanya ada satpol PP setiap hari mangkal di pajak lama kalau tidak berkerja. Tugas mereka itu, kalau bisa bagi PKL yang nakal berjualan di badan jalan angkat saja itu barang dagangannya dan jangan di biar begitu saja. Kalau dibiarkan dan hanya di lihat mereka manja dan tidak merasa takut. Karena setiap ada penertiban barang dagang mereka tidak di angkat. Hanya saja malah dibantu untuk memingirkan dengannya PKL," ujarnya.
Menurutnya, kalau setiap hari diberlakukan seperti itu, ada PKL bandil dan tetap berjualan angkat barang dagangannya ke mobil. Dan iti dapat memberikan efek jera dan mereka tak akan mau berjualan di badan jalan lagi.
" Dengan ini mereka bisa jera. Coba kita lihat waktu orang polisi lantas melakukan penertiban PKL mereka takut sebenarnya. Apa lagi sudah ada surat himbauan dan sanksinya bila melanggar, barang dagan diangkat," katanya.
Selain itu warga lainnya juga mengatakan, hari ini di tertibkan besok berjamur lagi PKL.
" Kapan masalah ini bisa selesai dan kemacetan tidak terjadi. Parahanya kemacetan jalan ini antara pagi, siang dan sore. Disitu ramainya kendaraan berlalu lalang dan begitu juga PKL dengan sengaja berjualan di badan jalan. Maka kendaraan bermotor parkir terpaksa makan badan satu jalur. Maka timbul kemacetan arus lalulintas, " pungkasnya. ( Ded )
Peristiwa
Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal
PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener
Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar
RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti
Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A
Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur
PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak