Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Polisi Identifikasi Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Sekeluarga di Serang Patah

Peristiwa

Polisi Identifikasi Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Sekeluarga di Serang Patah

Rabu, 14 Agu 2019 10:17
Detik.com
SERANG - Hasil autopsi korban pembunuhan satu keluarga di Serang mengidentifikasikan adanya jejak penyiksaan. Dua korban yang tewas Rustiadi (33) dan anaknya yang berumur 4 tahun diduga disiksa sebelum tewas.

Autopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara Serang ini menunjukkan Rustiadi mengalami kula bacokan di bagian kepala. Selain itu, ada beberapa bagian tubuh korban yang patah. Tulang bagian kepala, leher dan rusuk Rustiadi patah diduga akibat pukulan benda tumpul.

Sedangkan anak Rustiadi mengalami retak bagian tengkorak kepala. Timbul gumpalan darah di bagian otak yang diduga jadi penyebab kematian anak.
"Itu yang menjadi penyebab kematian," kata Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira kepada detikcom di Serang, Banten, Rabu (14/8/2019).

Ivan mengatakan Rustiadi dan anaknya telah dimakamkan di Kampung Gegeneng tidak jauh dari rumah korban. Pemakaman dilakukan begitu autopsi selesai pada pukul 22.30 WIB tadi malam. Sedangkan, istrinya Siti Sadiyah masih mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Cilegon.

"Untuk korban perempuan sudah siuman tapi saran dokter harus istirahat sebelum diperiksa (mintai keterangan)," ujarnya.

Polisi menduga ada 2 pelaku pembunuhan atas korban satu keluarga tersebut. Pelaku datang ke rumah Rustiadi yang berlokasi di i Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkung, Serang pada Selasa 13 Agustus 2019 pukul 02.00 WIB menggunakan topeng.

Ada dugaan bahwa pembunuhan ini dilakukan secara terencana oleh kedua pelaku. "Tapi untuk tersangka, kami belum ada nama. Kami masih mengikuti jalur cerita yang menurut kami valid dari keterangan saksi-saksi," ujarnya.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki