Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Proyek Pasar Sungai Apit Terhenti, Masyarakat Kecewa

Proyek Pasar Sungai Apit Terhenti, Masyarakat Kecewa

Laporan : Sahril Ramadhana
Sabtu, 16 Jan 2016 14:54
Sahril Ramadhana
Pasar Sungai Apit Kabupaten Siak

SIAK - Proyek pembangunan pasar Kecamatan Sungai Apit, yang dibangun oleh Pemkab Siak melalui Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) tahun 2015 lalu, pada tahun 2016 ini dikabarkan batal untuk dilanjutkan, padahal pasar tersebut merupakan fasilitas penting yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sungai Apit dan sekitarnya.

Diketahui, pembangunan pasar Sei Apit tahap I itu telah menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak tahun 2015 sebesar Rp4 milyar lebih. Namun pada pengerjaan tahap I itu belum memungkinkan untuk bisa digunakan, sehingga harus menunggu pengerjaan selanjutnya.

Ironisnya, dengan alasan keterbatasan anggaran, pada tahun 2016 ini DPKP Siak tidak mengalokasikan kembali anggaran untuk melanjutkan proyek pembangunan pasar Sei Apit itu. Sebagaimana dijelaskan oleh kepala DPKP Siak Wan Ibrahim, saat dikonfirmasi terkait pasar tersebut.

"Anggaran tak ada, jadi kita belum bisa melanjutkan pembangunan pasar Sei Apit itu, asal ada dana tentu kita lanjutkan," jawab Wan Ibrahim, Jum'at (15/1/2016) melalui pesan singkatnya.

Devisit anggaran yang dialami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak pada tahun 2016 ini, memang akan berdampak pada tertundanya sejumlah kegiatan di beberapa SKPD, bahkan dikabarkan pengurangan anggaran pada tahun ini mencapai sekitar Rp500 M lebih dari tahun 2015 lalu.

Berkenaan dengan itu, sejumlah elemen masyarakat mengaku sangat kecewa dan khawatir, dengan rencana Pemkab Siak yang kabarnya tahun ini justeru akan melanjutkan proyek pembangunan gedung daerah Siak dan gedung kesenian dengan anggaran yang cukup fantastis. Sebagaimana dikemukakan oleh Sekjen organisasi Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) Nofrianto.

"Seperti dikutip di Goriau.com, pada tahun ini Pemkab Siak berencana akan melanjutkan kembali pengerjaan gedung daerah dengan dana Rp40 M, dan gedung kesenian Rp5,2 M, sementara sejumlah proyek yang memang sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti pasar Sei Apit itu, malah ditunda kelanjutan pengerjaannya, ini kan aneh," papar Nofrianto, Sabtu (16/1/2016), dengan nada keheran-heranan.

Proyek pembangunan Gedung Daerah dan Gedung Kesenian, yang diakomodir oleh dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Tarcip) Siak itu, secara fisik saat ini telah rampung pengerjaannya.

Namun, untuk penyempurnaan dan penambahan sejumlah fasilitas lagi, Pemkab Siak akan mengalokasikan kembali anggaran puluhan milyar pada tahun ini.

Sehingga diperkirakan kedua gedung itu untuk biaya pembangunannya sejak awal hingga akhir, dipastikan akan menghabiskan biaya mencapai ratusan milyar rupiah.

Lantas..! Keberadaan kedua Gedung mewah itu, nantinya seberapa besarkah manfaat dan konstribusinya bagi masyarakat dan daerah.? Kita tunggu saja apa yang akan terjadi. (ril)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki