Satpol PP Bengkalis Amankan 4 Anak Punk
Laporan : Afdal Aulia
Rabu, 20 Jan 2016 19:52
BENGKALIS – Tim Opsnal Tibum Satpol PP Bengkalis kembali mengamankan sebanyak 4 anak punk yang berkeliaran di Taman Pasir Andam Dewi Bengkalis. Keempat anak punk tersebut dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing setelah sebelumnya mendapatkan pembinaan.
Kepala Satpol PP Bengkalis, Najamuddin kepada wartawan mengatakan, penertiban anak punk yang berkeliaran tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Timbum, Rabu (20/01/2016) siang.
"Mereka ngakunya baru tadi malam sampai di Bengkalis. Hari ini (kemarin,red) mereka mau ngamen tapi anggota kita bergerak cepat dan langsung mengamankan mereka," ujar Najamuddin.
Kalau mengacu kepada Perda Ketertiban Umum, Najam mengatakan, seharusnya para anak punk itu diberi sanksi kurungan. Namun, bagi mereka yang baru pertama kali diamankan, sambung Najam, pihaknya hanya memulangkan ke daerah asal.
"Sebelum itu, mereka kita berikan pembinaan dan membuat
surat pernyataan tertulis tidak akan lagi datang ke Bengkalis," kata
Najamudin.
Seiring dengan berkembangnya Bengkalis, Najamudin mengatakan, ada saja
anak punk yang berdatangan ke Bengkalis. Sebelum itu, masih pada bulan
yang sama, pihaknya juga mengamankan sebanyak 5 anak punk.
"Kalau yang lima orang kemarin itu berasal dari Pekanbaru semua. Sementara yang baru kita amankan hari ini, ada 3 orang dari Siak dan satu lagi dari Dumai," ujar Najamudin.
Keberadaan anak punk menurut Najam sangat meresahkan, terlebih mereka ini menjadikan taman atau fasilias umum sebagai tempat berkumpul. Masyarakat yang ada di taman menjadi tidak nyaman dengan keberadaan mereka.
Salah seorang anak punk, Ari Pradana mengaku kalau kedatangan mereka ke Bengkalis hanya untuk mengamen. "Kita tak lama di Bengkalis ni, cuma mau ngamen. Rencana sore ini mau pulang kalau dah dapat duit," ujarnya di depan para anggota Satpol PP.(afd)
Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal
PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener
Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar
RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti
Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A
Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur
PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak