Senin, 27 Jul 2026

Rebutan Penumpang Grand Dragon

Supir Taksi Bluebird dan Kopsi Pekanbaru Bentrok

Sabtu, 16 Jan 2016 16:59
PEKANBARU-Sejumlah supir maupun karyawan dari dua armada taksi di Pekanbaru, Bluebird dan Kopsi terlibat bentrokan sehingga berujung pada terjadinya penganiayaan yang menyebabkan empat korban luka-luka, Sabtu (16/01/16) pukul 09.45 WIB pagi. Pemicunya pun sepele, diduga hanya karena rebutan penumpang dari Grand Dragon Pub di Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru.

Peristiwa itu dibenarkan juga oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi. Kepada riauterkini.com Abdi menjelaskan, peristiwa itu sendiri berawal ketika salah seorang supir Bluebird, Ade menjemput seorang penumpang dari Grand Dragon di Jalan Kuantan Raya untuk diantar dengan tujuan menuju Jondul Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru, Sabtu (16/01/16) pukul 05.00 WIB. Namun ketika masih membawa penumpang dan berada di Jalan Kampar, taksi Bluebird yang dikemudikan Ade tiba-tiba saja dicegat oleh dua unit taksi Kopsi. Saat itupula, kedua belah pihak kemudian terlibat pertengkaran mulut.

Puncaknya, lanjut Abdi, pada pukul 09.45 WIB, kantor Bluebird di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai didatangi oleh 30 orang dengan menggunakan 15 unit taksi Kopsi. Dua diantaranya lalu masuk ke dalam kantor Bluebird sambil marah-marah. Melihat hal itu, seorang supir Bluebird, Fajar kemudian mencoba menenangkannya. Tapi tak disangka, Fajar justru dipukuli oleh oknum karyawan Kopsi tersebut.

Kaget melihat Fajar dipukuli, rekan yang bersangkutan sesama karyawan Bluebird yakni Bendri dan Junaidi juga turun tangan melerai keributan kecil yang terjadi. Tapi apes, kedua karyawan Bluebird tersebut justru ikut terkena bogem mentah oknum karyawan Kopsi. Suasana pun berubah memanas dan memancing keributan membesar sehingga terjadilah bentrokan antara kedua massa armada taksi tersebut.

"Penyebabnya diduga karena diawali rebutan penumpang. Akibat bentrokan itu, sedikitnya empat orang mengalami luka memar karena dianiaya dan dipukuli oleh oknum karyawan Kopsi. Keempat korban itu merupakan karyawan dari Bluebird Pekanbaru, yakni Bendri (supir Bluebird), Fajar (supir Bluebird), Junaidi (security/satpam Bluebird) dan Haijil (supir Bluebird)," kata Abdi.

Beruntung bentrokan tak sampai berkepanjangan karena pengurus dari kedua belah pihak langsung bertindak cepat meredam dan menenangkan emosi massa yang terlibat bentrokan. Disaat yang bersamaan, kedua pengurus armada taksi itupun juga mengadakan pertemuan untuk mencari kesepakatan berdamai.

"Situasi sudah kondusif, penyelesaian masalah ini kita serahkan kepada kedua belah pihak karena keduanya memilih jalan untuk berdamai," tuturnya.

Kopsi Bantah Karyawannya Lakukan Pemukulan

Sementara itu, Ketua Kopsi Pekanbaru, Abdul Rahim Lubis menuturkan apapun persoalan yang terjadi antara Kopsi dengan Bluebird, pihaknya tetap akan mengupayakan penyelesaian damai secara kekeluargaan. Disinggung mengenai pemukulan yang dilakukan karyawan Kopsi terhadap karyawan Bluebird, Abdul enggan mengakuinya dan langsung membantahnya.

"Tidak, itu (pelaku pemukulan) bukan dari kami. Keributannya kan ramai-ramai, jadi nggak tahu siapa pelakunya. Tapi yang jelas apapun jenis persoalannya akan kami selesaikan secara kekeluargaan," singkatnya.(rtc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:48

    Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal

    PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan

  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki